Thursday, November 29, 2012

Penting Dilakukan dalam "Personal Branding"


" Membangun image sekaligus mempertahankannya, sama sulitnya" . Karena itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Temukan dan asah kemampuan.
Hal pertama yang harus Anda ketahui dari diri sendiri adalah apa kelebihan diri yang bisa Anda tonjolkan? Cari tahu dan gali lebih dalam minat, bakat, kemampuan, dan keunggulan. Ingat kembali, kapan Anda merasa sangat senang melakukan sesuatu karena sangat menguasainya? Setelah tahu kekuatan yang Anda miliki, berikutnya adalah mengasah diri hingga menjadi ahli di bidang yang digeluti. Bekali diri dengan keterampilan atau teknologi terbaru yang akan memperlancar pekerjaan. Ikut kursus atau training bila perlu. Selain kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan daya jual juga bisa diasah dengan mengembangkan soft skills, seperti keterampilan presentasi, komunikasi, coaching, dan sebagainya.

Berani beda dan jadikan trademark.
Saat Anda menjadi berbeda di tengah kumpulan orang yang sama, Anda tentu akan menjadi orang pertama yang menarik perhatian. Setelah berhasil menemukan kekuatan diri, waktunya untuk mengembangkan kekuatan itu menjadi sesuatu yang unik dan berbeda. Apalagi sebenarnya setiap orang sudah memiliki ciri khas yang berbeda dengan lainnya, misalnya gaya berpakaian, gaya bicara, atau kebiasaan tertentu. Jika perlu, jadikan perbedaan dalam diri Anda sebagai trademark.

Tampilkan karakter.

Merasa tak punya keahlian khusus? Tenang saja, untuk membangun citra diri,  Anda juga bisa mengandalkan karakter diri. Misalnya, selama ini Anda dikenal sebagai pribadi yang ramah dan senang menolong. Gunakan itu sebagai keunggulan. Singkat cerita, ada seseorang yang selalu tergerak jiwanya untuk menolong orang lain yang sedang sakit atau kesusahan, padahal ia bukanlah seorang yang kaya raya. Sampai akhirnya setiap ia memberikan info tentang orang yang butuh pertolongan, semua orang berlomba-lomba ikut membantunya. Ini berarti ia sukses membangun branding sebagai seorang penolong yang murah hati.

Berani ambil tantangan.

Membangun citra positif butuh waktu yang tak sedikit, harus konsisten dan siap dengan segala risiko. Diperlukan kerja keras untuk membangun image sejak dari nol bahkan lebih sulit lagi untuk mempertahakannya. Proses mencapai kesuksesan memang akan memakan waktu lama, tapi saat mengerjakan sesuatu sesuai minat tentu akan terasa lebih mudah kan?

Eksis.
Percaya atau tidak, mau atau tidak mau untuk memiliki nilai jual yang bagus, Anda harus berani eksis. Berani menampilkan diri dalam setiap kesempatan. Tak pernah segan bertemu dengan orang-orang baru dan menjalin pertemanan baru. Karena itu, orang dengan "merek" bagus biasanya punya banyak kenalan, teman dan sahabat. Sebab mereka rajin menjalin silaturahmi dan networking, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Tak heran, jika kemudian mereka sering diburu klien, head hunter, atau sekedar "ditodong" untuk berbagai ilmu.

Yasha Chatab, pakar branding mengatakan ada dua hal yang juga penting dilakukan saat branding diri yakni, pertama mendeskripsikan dengan jelas siapa Anda dan apa tujuan Anda, agar orang lain tidak salah menilai dan mengenali Anda. Kedua, berperilaku, berucap, berkontribusi positif secara visi dan pemikiran. (courtesy of kompas.com)

(Majalah Chic/Bestari Kumala Dewi)
-

Monday, March 5, 2012

KAMUS ISTILAH PERIKLANAN INDONESIA

TERBARU

Ascender : (Dalam typografi) garis yang mencuat ke atas hingga berada diatas ketinggian huruf huruf kecil, seperti h,b dan k

Advertising Lineage : Jumlah baris dalam suatu publikasi yang berisi berbagai pesan periklanan

Benefit Headline: Judul iklan yang secara langsung mengungkapkan manfaat & keunggulan produk

Brand Loyalty : Kesetiaan konsumen terhadap suatu merek yang diekspresikan melalui perhatian maupun sikap untuk mengulang pembelian merk tersebut secara berkala.


Behaviouristic Segmentation : Metode yang dipakai untuk menentukan segmen pasar dengan cara mengumpulkan konsumen ke dalam kelompok kaitan produk berdasar pengetahuan, sikap, kebiasaan, penggunaan, maupun respon mereka terhadap suatu produk 

Brand Equity : Keseluruhan dari apa yang ada di dalam benak konsumen, distributor, penyalur, dan pesaing terhadap suatu merek. Hal itu menjadi kelebihan yang dimiliki oleh merk tersebut.

Nantikan Istilah isitlah Periklanan Indonesia, selanjutnya !!

Friday, May 7, 2010

Awas Virus Singapura Menyerang Anak-anak

Penyakit mulut, kaki, dan tangan atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HMFD), atau masyarakat menyebutnya dengan virus Singapura sering ditemui pada anak dan bayi. Sesungguhnya virus Singapura bukan berasal dari Negara Singapura seperti yang banyak diduga orang. Melainkan penyakit ini sebenarnya sudah lama ada, namun kembali berjangkit dan menjadi pandemik di Singapura. Oleh karena itulah penyakit ini dijuluki dengan nama virus Singapura.
Gejala awal anak yang terjangkit virus Singapura adalah demam, kemudian diikuti dengan gejala lain seperti sariawan di rongga mulut, gusi, dan pipi bagian dalam dengan jumlah yang cukup banyak. Selain itu, muncul bintil-bintil kecil mirip dengan cacar yang muncul di telapak tangan dan telapak kaki. Bintil ini terkadang juga muncul di bokong, dan mudah pecah. Anak yang terserang juga akan merasakan ngilu dan nyeri pada tangan, kaki dan mulut sehingga terlihat lemas.
Menurut dr Tanti Yohana dari Rumah Sakit Dr Oen Surakarta, anak-anak yang terkena virus Singapura biasanya malas makan dan minum karena rasa nyeri dalam mulut akibat sariawan. Suhu badan juga naik tinggi hingga 39 derajat Celcius. Sehingga perlu diwaspadai jika anak mengalami kekurangan cairan (dehidrasi) akibat demam.
“Virus coxsackie, picornaviriday dan enterovirus 71 adalah beberapa jenis virus penebar benih penyakit ini. Virus ini mudah sekali bermutasi dan menular saat musim peralihan atau pancaroba, selain juga faktor kepadatan penduduk dan mobilitas, seperti saat ini,” papar Tanti, sapaannya.
Penyakit virus Singapura memang bukan termasuk kategori penyakit berbahaya. Dari sejumlah kasus yang ada, penderita akan dapat kembali sehat seperti semula setelah menjalani perawatan. Tapi karena virus ini begitu mudah menular di kalangan anak-anak, tentu saja hal tersebut mudah memancing kepanikan orangtua.
Tanti mengungkapkan, beberapa minggu ini angka anak yang menderita virus Singapura terutama yang ditangani di rumah sakitnya cenderung mengalami peningkatan. Dia menduga, musim pancaroba menjadi faktor penyebab, selain juga karena daya tahan tubuh si anak yang kurang baik. “Tak hanya itu, gejala bintil-bintil yang muncul di tangan dan kaki juga menjadi lebih parah dari biasanya. Karena beberapa pasien yang saya tangani, bintil yang terjadi menyebar hingga tungkai dan lengan,” ujar dokter alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta ini.
Virus penyebab penyakit sangat mudah menular pada orang lain di sekitar penderita. Penularan biasanya melalui kontak langsung yakni lewat bersin, pilek, air liur, cairan yang keluar dari bintil, atau melalui perkakas yang digunakan penderita seperti handuk, baju, ataupun celana. Sehingga sangat disarankan untuk anak yang menderita penyakit ini terutama yang sudah duduk di bangku sekolah untuk sementara waktu menghindari kontak dengan teman-temannya agar virus tak menyebar.
“Masyarakat tidak perlu panik dan jika memang diketahui anaknya mengidap gejala penyakit ini sebaiknya segera menjalani perawatan dan tidak bersekolah untuk mencegah penularan ke anak lain,” imbaunya.
Masa inkubasi penyakit berkisar antara tiga hingga empat hari. Dari kasus yang sudah ditemui biasanya penderita akan sembuh dalam waktu tujuh sampai 10 hari, itu pun jika si anak dalam kondisi tubuh yang baik.
Belum Ada Obatnya
Sampai saat ini belum ada pengobatan spesifik untuk menangani virus penyebab penyakit tangan, kaki dan mulut. Sehingga, pengobatan yang dilakukan hanya berupa pengobatan simptomatis, yaitu mengobati gejala yang timbul. Misalnya, pada demam dan sakit kepala diberi obat pereda demam (paracetamol) dan pereda nyeri. Jika terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, dokter mungkin akan memberikan antibiotik.
“Penyakit ini bertipe self limiting diseases, yaitu dapat sembuh dengan sendirinya. Pasien hanya perlu istirahat karena daya tahan tubuh menurun. Pasien yang memerlukan rawat inap di rumah sakit hanya dengan gejala berat dan komplikasi,” kata wanita asli Jakarta ini.
Meski belum ada obatnya, keadaan umum anak yang menderita harus tetap dijaga. Diusahakan tetap makan dan minum karena dapat berperan dalam proses penyembuhan. Penyakit ini sering terjadi pada masyarakat dengan sanitasi yang kurang baik.
Pencegahan penyakit ini adalah dengan mengilangkan kekumuhan dan kepadatan lingkungan, serta memperhatikan kebersihan (hygiene dan sanitasi) lingkungan maupun perorangan.
Cara yang paling gampang dilakukan, menurut Tanti, adalah membiasakan selalu cuci tangan, khususnya sehabis berdekatan dengan penderita, atau membersihkan peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi dengan disinfektan (bahan kimia pencegah infeksi). (Ikrob Didik Irawan)

sumber : harianjoglosemar

Tuesday, December 1, 2009

Daging Buatan Bisa Kurangi Efek Rumah Kaca

London, Untuk mencegah pemanasan global, mengurangi penderitaan hewan dan membantu para vegetarian, peneliti mengembangkan daging buatan hasil percobaan laboratorium. Produksi daging selama ini dianggap menyumbang 18 persen gas penyebab efek pemanasan global. Daging buatan adalah solusi untuk mencegah efek rumah kaca.

Peneliti dari Belanda mengembangkan ide tersebut setelah Sekretaris Kesehatan di Inggris, Andy Burnham melaporkan bahwa emisi karbon yang dilepas ke atmosfer hasil produksi daging cukup tinggi sehingga bisa menyebabkan pemanasan global. Menurutnya, produksi daging perlu dikurangi hingga sepertiganya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti membuat solusi yaitu menciptakan daging tanpa harus menyembelih atau membunuh seluruh binatang yang ingin diproduksi menjadi daging atau olahannya, sehingga emisi karbon bisa dikurangi. Selain itu, penyakit akibat konsumsi daging berlebih seperti jantung dan kanker pun diharapkan bisa berkurang.

"Kami mengembangkan daging buatan ini dari ekstrak sel otot babi, lalu mengembangkannya di cairan kultur daging lainnya. Sel-sel tersebut kemudian akan berkembang dan menciptakan jaringan otot yang membangun struktur dan tekstur sebuah daging," jelas seorang peneliti seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (1/12/2009).

"Produk ini akan berefek baik bagi lingkungan dan bisa mengurangi penderitaan hewan karena hanya diperlukan satu binatang untuk menciptakan banyak daging yang seharusnya berasal dari jutaan binatang. Jika rasanya seperti daging sungguhan, orang-orang pasti akan membelinya," tambahnya.

Daging buatan ini rencananya akan dijual di pasaran sekitar 5 tahun lagi karena peneliti masih mencari cara untuk mempercepat pertumbuhan sel-sel otot pembentuk daging tersebut agar dalam proses pembuatannya nanti bisa lebih cepat dan efektif.

Proyek ini didukung oleh pemerintah Belanda dan perusahaan pembuat sosis yang peduli akan lingkungan. Gas metana yang dihasilkan dari produksi daging dan olahannya diduga sebagai penyumbang efek rumah kaca terbesar bagi bumi.

Namun isu produk Genetically Modified (GM) pun muncul ketika ide daging buatan ini mulai dicobakan di laboratorium. Produk-produk GM saat ini memang sedang marak, namun banyak yang mencurigai efeknya yang buruk bagi kesehatan.

Inggris adalah salah satu negera yang kurang mendukung produksi produk-produk berbau rekayasa genetik. Minggu lalu, Pangeran Charles mengumumkan hasil survei Food Standards Agency tentang dampak yang dihasilkan dari produk GM.

Charles mengingatkan kepada masyarakatnya untuk tidak mengonsumsi produk GM jika tidak ingin memiliki masalah kesehatan. Menurutnya, komoditas pangan adalah hadiah dari alam dan sebaiknya tidak dimodifikasi. (detik.health)

Friday, August 7, 2009

Rendra Dalam Puisi

Untuk mengenang WS Rendra
Selamat jalan mas willy, semoga perjuanganmu akan diingat oleh semua orang......
berikut karya karya besar WS Rendra



Makna Sebuah Titipan

WS Rendra

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa :

sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Allah
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu
diminta kembali oleh-Nya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan
bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti
matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…

“ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”




Sajak Sebatang Lisong
WS Rendra

Menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka

matahari terbit
fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak – kanak
tanpa pendidikan

aku bertanya
tetapi pertanyaan – pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet
dan papantulis – papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan

delapan juta kanak – kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pepohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya
……………………..
menghisap udara
yang disemprot deodorant
aku melihat sarjana – sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya
aku melihat wanita bunting
antri uang pensiunan

dan di langit
para teknokrat berkata :

bahwa bangsa kita adalah malas
bahwa bangsa mesti dibangun
mesti di up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimpor

gunung – gunung menjulang
langit pesta warna di dalam senjakala
dan aku melihat
protes – protes yang terpendam
terhimpit di bawah tilam

aku bertanya
tetapi pertanyaanku
membentur jidat penyair – penyair salon
yang bersajak tentang anggur dan rembulan
sementara ketidak adilan terjadi disampingnya
dan delapan juta kanak – kanak tanpa pendidikan
termangu – mangu di kaki dewi kesenian

bunga – bunga bangsa tahun depan
berkunang – kunang pandang matanya
di bawah iklan berlampu neon
berjuta – juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau
menjadi karang di bawah muka samodra
……………………………

kita mesti berhenti membeli rumus – rumus asing
diktat – diktat hanya boleh memberi metode
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan
kita mesti keluar ke jalan raya
keluar ke desa – desa
mencatat sendiri semua gejala
dan menghayati persoalan yang nyata

inilah sajakku
pamplet masa darurat
apakah artinya kesenian
bila terpisah dari derita lingkungan
apakah artinya berpikir
bila terpisah dari masalah kehidupan

(RENDRA - itb bandung – 19 Agustus 1978 )

Tuesday, March 31, 2009

Laporan FAO: Industri Penternakan Adalah Penyebab Utama Pemanasan Global

Pernahkah Anda membuka lemari es Anda, menarik keluar dua puluh piring pasta dan membuangnya ke tempat sampah, dan kemudian, hanya makan satu piring makanan? Hal ini sama dengan menebang 55 kaki persegi hutan untuk satu kali makan siang Anda atau membuang 2500 gallon air ke saluran pembuangan. Apakah Anda akan melakukannya? Bagaimanapun juga, hanya makan setengah kilo daging akan mengakibatkan hal-hal tersebut di atas. Makan daging akan menyebabkan pengrusakan terhadap sumber alam dan lingkungan kita, menyebabkan penderitaan hewan yang besar, serta memberikan efek-efek merusak bagi kesehatan kita. Jadi, dengan memanggang seekor anjing untuk disajikan bersama kentang dapat membuat Anda muak, tetapi mengapa kita malah memanggang hewan yang jinak lainnya?

Sebuah laporan dari PBB telah membuktikan bahwa “sapi bukan mobil, tetapi menjadi ancaman teratas bagi lingkungan kita.” Laporan tersebut memberikan bukti bahwa pertumbuhan yang cepat dari hewan-hewan ternak di dunia telah menjadi ancaman terbesar terhadap iklim, hutan, dan kehidupan liar. Hewan-hewan peternakan menghasilkan kotoran 130 kali lebih banyak daripada keseluruhan populasi manusia di Amerika Serikat dan air kotor yang terkonsentrasi kotoran hewan pada akhirnya mengakibatkan pencemaran air, merusak lapisan tanah teratas, dan mencemari udara kita. Lebih jauh lagi, gas buangan dan pupuk rabuk kotoran ternak menghasilkan lebih dari sepertiga gas metana yang memberi kontribusi terhadap pemanasan global 20 kali lebih cepat daripada kardondioksida. Pemakan daging bertanggung jawab atas seratus presen produksi dari hasil buangan-buangan ini yang kira-kita menghasilkan 86 ribu pon setiap detik. Tetapi, dengan menolak produk-produk hewan, Anda telah mengurangi hal-hal merusak di atas.

Lebih jauh lagi, cita rasa kita terhadap daging telah mengorbankan persediaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui kembali. Sejumlah 2500 gallon air dibutuhkan untuk memproduksi 1 pon daging sapi, tetapi, kita hanya membutuhkan 29 gallon air untuk menghasilkan 1 pon tomat, dan 39 gallon air untuk 1 pon roti tawar. Dengan setengah jumlah air, delapan puluh persen tanah pertanian di Amerika Serikat, hampir semua panenan kacang kedelai dan separuh lebih hasil biji-bijian dunia digunakan untuk memeliharan ternak untuk dimakan. Sementara itu, ada 1 milyar penduduk yang menderita kelaparan dan kekurangan gizi, serta 24 ribu anak-anak yang meninggal setiap hari karena hal ini. Hal ini ironis dengan ladang gandum dan padi yang ditakdirkan untuk hewan-hewan ternak di negara Barat. Bagaimanapun, kelaparan dunia akan hilang jika sumber-sumber alam kita dipergunakan secara efisien dengan mengubah pertanian untuk meningkatkan hasil panen yang dapat memberi makan seluruh penduduk dunia.

Apakah Anda sadar bahwa 130 juta hewan dibunuh setiap tahun di Selandia Baru? Sebagian besar hewan dipelihara di pabrik peternakan, dengan sistem yang memaksimalkan produksi dengan biaya yang minimal. Sebagai gantinya, hewan-hewan peternakan sangat menderita secara mental dan fisik; setiap detik dalam hidup mereka. Hewan-hewan tersebut berjejalan ke dalam sistem kurungan dengan sedikit jendela, kotor, serta tidak pernah melihat keluarga mereka, mengkais-kais tanah atau melakukan apapun yang alami bagi mereka. Mereka bahkan tidak merasakan matahari di punggung mereka atau menghirup udara segar sampai pada hari dimana mereka dimuat ke dalam truk, dan ditakdirkan untuk dibunuh. Lebih dari 90 juta hewan di Selandia Baru menderita dengan kondisi-kondisi seperti ini dan banyak yang tetap sadar ketika leher mereka disembelih, kemudian, dibiarkan kehabisan darah sampai mati.

Praktik peternakan yang kejam lainnya yang sering dilakukan oleh peternakan unggas adalah dengan tidak memberi mereka makan selama 14 hari untuk mengejutkan tubuh unggas tersebut agar bertelur lebih banyak untuk konsumsi manusia. Dan, karena anak-anak ayam yang jantan tidak berguna di industri daging, setiap tahunnya ada 100 juta anak ayam jantan lebih yang digiling hidup-hidup atau dimasukkan ke dalam kantong sampai mati kehabisan nafas. Lebih jauh lagi, di tempat penjagalan, leher-leher ayam disembelih, dan mereka dicelupkan dalam air panas untuk menghilangkan bulu-bulu mereka, sementara banyak dari mereka yang masih hidup.

Bahkan sekarang ini, untuk menandai sapi dengan tujuan identifikasi, para peternak menekan besi panas yang membara ke daging sapi sementara mereka melenguh kesakitan. Akibatnya, timbul luka bakar tingkat tiga dan kelamin anak sapi jantan dipotong dari kantung kemaluannya, dan semua itu dilakukan tanpa diberikan penghilang rasa sakit. Untuk menambah penderitaan mereka, tanah yang digunakan ternak untuk merumput memiliki udara yang penuh dengan gas-gas kimia. Hal ini menyebabkan masalah pernapasan yang kronis.

Sapi-sapi yang dipelihara untuk diambil susunya, secara berulang-ulang dibuat hamil kembali dan bayi-bayi mereka diambil sehingga manusia dapat minum hasil susunya yang sebenarnya dimaksudkan untuk bayi-bayi sapi. Sapi-sapi tersebut dihubungkan dengan mesin-mesin beberapa kali sehari dan menggunakan manipulasi genetik, hormon-hormon yang kuat, dan penyedotan susu yang intensif. Mereka dipaksa untuk menghasilkan susu sepuluh kali lebih banyak dari yang biasanya. Perlakuan-perlakuan ini ikut menambah peradangan yang sangat menyakitkan bagi 50 persen dari sapi-sapi perah yang ada.

Hewan-hewan di peternakan saat ini tidak memiliki perlindungan undang-undang dari kekejaman. Hal ini seharusnya menjadi illegal jika diterapkan pada hewan peliharaan di rumah-rumah tangga: pengabaian, mutilasi, manipulasi genetik, dan program obat-obatan yang menyebabkan kesakitan kronis, kelumpuhan, dan penyembelihan yang kasar. Robert Louis Stevenson, seorang penulis novel dan puisi berkata, “Kita mengkonsumsi bangkai makhluk lain untuk memuaskan cita rasa dan nafsu diri kita.” Namun, hewan-hewan di peternakan pada dasarnya sangat pandai dan dapat merasakan sakit. Mereka mungkin sama pandainya dengan anjing atau kucing yang kita anggap sebagai teman.

Hal ini ditunjukkan oleh laporan-laporan yang sering terjadi tentang sapi-sapi yang melompati pagar setinggi enam kaki untuk melarikan diri dari rumah jagal, serta berjalan tujuh mil untuk bersatu kembali dengan anaknya dan berenang menyeberangi sungai menuju kebebasan. Babi-babi juga merupakan hewan yang penuh pengertian seperti yang ditemukan oleh Dr. Donald Broom, penasehat ilmiah pemerintahan Inggris – "Babi memiliki kemampuan kesadaran, mereka cukup pandai dan cerdik. Bahkan lebih dari anjing yang berumur tiga tahun.”

Langkah yang paling penting yang dapat Anda ambil untuk menyelamatkan planet kita dan mengurangi penderitaan manusia serta hewan adalah dengan menjadi vegetarian. Sebuah pola makan yang kaya dengan karbohidrat komplek, protein, serat, omega 3, vitamin, dan mineral dapat memberikan nutrisi yang optimal. Memupuk kebiasaan makan ini dapat menjaga kesehatan seumur hidup. Bukti yang mengejutkan dapat ditemukan di buku “The China Study” oleh Profesor T.Colin Campbell yang berkata, “dalam sepuluh tahun ke depan, salah satu hal yang paling mengejutkan yang akan Anda dengar adalah protein hewani merupakan salah satu dari nutrisi beracun yang paling tinggi dari semuanya... ancaman penyakit akan naik secara dramatis ketika sedikit protein hewani saja yang ditambahkan ke pola makan Anda.” Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak vegetarian memiliki IQ yang lebih tinggi daripada teman-teman sekelasnya, dan para vegetarian rata-rata dapat hidup 6 sampai 10 tahun lebih lama daripada pemakan daging. Sebagai tambahan, mereka 50 persen lebih rendah terserang penyakit jantung dan kanker. Sedangkan pemakan daging sepuluh kali lebih cenderung menjadi gemuk daripada vegan. Makanan vegetarian memberikan kita semua nutrisi yang kita perlukan, tanpa lemak jenuh, kolesterol, dan bahan pencemar.

Sebaliknya, banyak yang berpendapat bahwa tumbuhan itu hidup juga. Ini benar, tetapi tumbuhan hanya memiliki sepuluh persen kesadaran sedangkan hewan-hewan memiliki kesadaran sepadan dengan manusia. Karena tumbuhan tidak dapat bergerak, jadi sensasi mengalami rasa sakit lebih sedikit. Jadi, tumbuhan sepenuhnya berbeda secara fisiologis dari mamalia. Jika Anda memotong cabang atau daun dari sebuah pohon, maka pohon itu akan tumbuh dengan subur dan tumbuh lebih banyak. Di sisi lain, hewan tidak berhasrat atas pemangkasan yang teratur. Dapatkah Anda memotong sebuah kaki sapi dan berharap akan tumbuh empat kaki lagi?

Memelihara hewan untuk dimakan akan mendatangkan malapetaka di Bumi. Lingkungan, sumber alam, dan kesehatan kita semakin memburuk. Meskipun sebagian besar dari kita tidak terlibat langsung dalam pemotongan hewan, akan tetapi manusia telah mengembangkan kebiasaan ini berdasarkan tekanan dari masyarakat, mereka tidak menyadari apa yang terjadi terhadap hewan-hewan yang kita makan. Pernah disebutkan bahwa seseorang yang pernah mengunjungi rumah jagal akan membuat mereka menjadi seorang vegetarian seumur hidup. Karena kitalah yang menciptakan teriak kesakitan dan ketakutan mereka.” Jadi jika Anda pernah memutuskan untuk memanggang hewan yang jinak sekali lagi……. Ingatlah bahwa Anda mengkonsumsi daging hewan yang sepadan dengan hewan peliharaan yang sangat Anda sayangi. Tetapi perbedaannya adalah bahwa hewan ini disiksa. courtesy of www.pemanasanglobal.net


Friday, March 6, 2009

Earth Hour 2009



KAPAN ?
Sabtu, 28 Maret 2009 Pukul 20.30 - 21.30

APA ITU EARTH HOUR ?

Earth Hour merupakan kampanye perubahan iklim global WWF, yang mengajak Individu, pelaku bisnis, pemerintah untuk mematikan lampu selama 1 jam dalam rangka menunjukkan dukungan terhadap penanggulangan perubahan iklim.

SEJARAHNYA ?
Kampanye Earth Hour ini dimulai di Sydney pada 31 Maret 2007 dimana lebih dari 2 juta orang dan 2000 pelaku bisnis di seluruh kota mematikan lampu dan peralatan elektronik mereka selama 1 jam. Sejak dimulainya kampanye ini, pesan Earth Hour telah mendunia.

VOTE EARTH

Pada tahun 2008, 50 juta orang di 35 negara mematikan lampu mereka sebagai dukungan terhadap Earth Hour yang menyampaikan pesan ke seluruh duniabahwa aksi individu yang dilakukan secara bersama sesungguhnya dapat mengubah dunia.
Earth Hour 2009 ditargetkan dapat menjangkau 1 milyar orang di 1.000 kota seluruh dunia.

KENAPA ?
Dampak dari perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi karbon menunjukkan ancaman besar pada kehidupan manusia di bumi. Hanya dengan mengubah sikap masyarakat dunia secara global dalam penggunaan sumber energi yang menghasilkan emisi karbon, kita dapat mengurangi ancaman ini.

Earth Hour merupakan sebuah seruan global dari berbagai pihak baik individu, pelaku bisnis, politisi maupun pemerintah di seluruh dunia bahwa upaya untuk menekan laju perubahan iklim merupakan tanggung jawab bersama.


APA YANG INGIN DICAPAI ?
Tujuan dari Earth Hour 2009 adalah menjangkau sebanyak mungkin individu, rumah tangga dan pelaku bisnis untuk mematikan lampu mereka serta peralatan elektronik selama 1 jam.

Earth Hour bertujuan untuk mendidik masyarakat dunia tentang ancaman perubahan iklim dan begitu mudahnya bagi individu dan pelaku bisnis untuk melakukan perubahan kecil yang dapat menciptakan perubahan besar dalam keseharian mereka dan operasi perusahaan.

Earth Hour 2009, diharapkan dapat memberikan mandat kepada pemimpin dunia yang akan menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Desember 2009 untuk melakukan reformasi lingkungan, yakni dengan menghasilkan kesepakatan baru tentang perubahan iklim menggantikan Protokol Kyoto.

DIMANA ?
Saat ini sudah 74 kota yang ikut berapartisipasi dan berkomitmen dari negara:
Austarlia, Bolivia, Bulgaria, Canada, Republik Rakyat Cina, Costa Rica, Denmark, Pesekutuan Micronesia, Fiji, Finland, Itali, Jordan, Mexico, New Zealand, Norwegia, Filipina, Polandia, Portugal, Russia, Singapore, Swedia, Turki, UEA, UK, USA.

dan beberapa landmark dunia:
1. Gedung Opera (Sydney)
2. CN Tower (Toronto)
3. Table Mountain (Cape Town)
4. Adia Building (Abu Dhabi) – bangunan tertinggi di Abu Dhabi
5. Burj Dubai (Dubai) – bangunan tertinggi di dunia
6. Federation Tower (Moscow)
7. Burj al Arab (Dubai) – symbol hotel bintang 6
8. Quirinale (Roma) - Rumah dinas Presiden Itali
9. National University (Singapore)
10. Sky Tower (Auckland)
11. Auckland Harbour Bridge (Auckland)
12. Helsinki Cathedral (Helsinki)

FAKTANYA ?
1. Mematikan lampu 1 jam (kurang lebih) di Jakarta = 300MW alias cukup untuk
mengistirahatkan 1 pembangkit listrik
2. Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta
3. Mengurangi emisi CO2 sekitar 1 Ton CO2

YANG BISA KITA LAKUKAN ?
1. Matikan LAMPU selama 1 jam, dan pastikan semua alat elektronik yang tidak sedang dipakai dalam kondisi power off, bukan stand by!!!
2. Sebarkan pesan ini ke teman-teman anda
3. Sign up di website www.earthhour.org/indonesia
4. Mengajak semua teman, orang tua, saudara, rekan kerja, tetangga ikut berpartisipasi
5. Dokumentasikan partisipasi Anda dan upload di earthhour.org/indonesia
6. Tulis pengalaman Anda dan sebarkan melalui blog yang Anda punya

INFORMASI LEBIH LANJUT ?
1. http://www.voteearth2009.org
2. http://www.earthhour.org atau earthhour.org/indonesia
3. http://www.wwf.or.id/climate

Saturday, February 28, 2009

Keajaiban Air..

Kristal air secara alami terbentuk pada saat turunnya hujan salju, umumnya berbentuk segi lima atau enam dengan variasi bentuk pada masing-masing ujungnya. Yang mengherankan, formasi kristal air dapat berupa bentuk yang sangat rumit dan simetris.
Dr Masaru Emoto dari Jepang telah memulai penelitian terhadap kristal air ini dan memplublikasikan hasil penelitiannya yang sangat menarik pada dunia. Mulanya dia mengambil beberapa sampel air, antara lain air ledeng, air sungai dan air pegunungan kemudian membekukannya dan mulai memfoto kristal air yang terbentuk.
Memmoto kristal air bukanlah hal yang mudah, karena begitu keluar dari pendingin, kristal akan segera meleleh. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kristal air dari tempat terlindung seperti danau, sungai dan mata air dapat membentuk kristal air yang sempurna, sementara air ledeng menghasilkan kristal yang pecah atau tidak sempurna. Yang lebih mengherankan lagi, bila air tersebut sebelum dikristalkan dipapar dengan kata-kata seperti “danke” (Jerman), “thank you” (Inggris), “terimakasih” (Indonesia) maka akan membentuk kristal yang berbeda namun memiliki keindahan yang serupa.
Sementara bila dipapar kata “I hate you” maka kristal air tidak akan terbentuk atau rusak. Hal ini sangat menarik karena air merespon secara langsung suara kita demikian pula bila dipapar musik klasik akan lebih indah hasilnya dari musik heavy metal. Untuk lebih jelasnya bisa membaca buku The Message from Water by Masaru Emoto.

Beberapa keajaiban air:

  1. Air pada fasa padat jauh lebih ringan daripada air pada fasa cair. Karena itu es mengambang. Ini penting untuk kehidupan di danau air tawar, karena es berperan sebagai penyekat terhadap pelepasan energi panas sehingga pembekuan air dari permukaan hingga ke dasar tidak terjadi.

  2. Titik beku berkurang di bawah tekanan, sehingga pen-cairan terjadi di dasar glacier yang memudahkan terjadinya aliran glacier.

  3. Rantai H putus di bawah tekanan, sehingga es di bawah tekanan akan menjadi plastis, sehingga daratan es di Antartika dan Artik mengalir melepaskan gunung es di atasnya. Tanpa proses ini, maka semua air akan menjadi es di daerah kutub.

Di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dg tekun melakukan penelitian tentang perilaku air dan menulis buku tentang ’the True Power of Water’.

Menurut dia air bisa "mendengar" kata-kata, "membaca" tulisan, dan "mengerti" pesan dan serta merekam pesan seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa menransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam kristal seperti gambar dibawah


Ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.


Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga.

Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur

Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Spt lagunya, kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dengan harmonis.

Saat diungkapkan ‘war’, kepada kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pesawat (WTC pada 9 Sept). Gb direkam sebelum kejadian.

Selanjutnya ditunjukkan kata ”malaikat” : terbentuk rantai dengan kristal hexagonal yang indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata "setan", kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah (gambar kanan).

Kristal air yang direkam dari mata air yang masih jernih di Jepang


Subhanallah Maha Suci Allah Yang Telah Menciptakan Bumi, Langit Beserta Isinya

Saturday, January 17, 2009

Sholawat Nariyah

Allohumma sholli 'sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman taaamman 'ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil qurobu wa tuqdho bihil hawaaiju wa tunalu bihir roghooibu wa husnul khowaatimu wa yustasqol ghomamu biwajhihil kariem wa 'ala aalihi wa shohbihi fie kulli lamhatin wa nafasim bi'adadi kulli ma'lumin laka

Artinya : Ya Alloh berilah sholawat dengan sholawat yang sempurna dan berilah salam dengan salam yang sempurna atas penghulu kami Muhammad yang dengannya terlepas segala ikatan, lenyap segala kesedihan, terpenuhi segala kebutuhan, tercapai segala kesenangan, semua diakhiri dengan kebaikan, hujan diturunkan, berkat dirinya yang pemurah, juga atas keluarga dan sahabat-sahabatnya dalam setiap kedipan mata dan hembusan nafas sebanyak hitungan segala yang ada dalam pengetahuanMU

Sholawat ini pernah diijazahkan oleh ustadz Mawardi, salah seorang muthowwif jamaah hajji Tazkia yang sudah menetap lama di Saudi. Sholawat ini hendaknya dibaca 11 kali setelah sholat fardhu. Sholawat ini banyak faedahnya

Belakangan setelah beberapa waktu berlalu saya membaca kitab terjemahan Afdhal al Salawat 'ala Sayyid as Sadat karangan Yusuf bin Ismail an Nabhani (diterjemahkan oleh Muzammal Noer dengan judul Bershalawat untuk mendapat keberkahan hidup, dengan penerbit Mitra Pustaka, Cetakan I Desember 2003 hal 302)
Imam Ad Dinawari berkata : Siapa saja membaca shalawat setiap selesai sholat sebanyak 11 kali dan ia menjadikannya sebagai bacaan rutin maka rizkinya tidak akan pernah putus dan ia mendapatkan derajat yang tinggi...

Thursday, January 8, 2009

KAMPUNG BUDAYA SINDANGBARANG

Kampung budaya sindangbarang terletak di desa pasir eurih kecamatan tamansari kabupaten Bogor Jawa Barat. Berjarak hanya 5 km dari kota bogor, atau 60 km dari kota Jakarta. Berada pada ketinggian 350 – 500 meter dpl, terdiri dari 14 RW dan 54 RT dengan jumlah penduduk mencapai 12000 jiwa. Mata pencaharian sebagian Pesar penduduk adalah menjadi pengrajin sendal sepatu dan petani. Penduduknya 90% beragama Islam dan masih memegang sistim kekeluargaan yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-harinya. Curah hujan di kampung budaya sindangbarang cukup sedang dan cuacanya berkisar antara 23 derajat C pada malam hari dan 30 derajat C pada siang hari.

Di Kampung budaya Sindangbarang terdapat 8 macam kesenian Sunda yang telah direvitalisasi dan dilestarikan oleh para penduduknya. Disini terdapat pula situs-situs purbakala peninggalan kerajaan Pajajaran berupa Bukit-bukit berundak.Di sindangbarang setiap satu tahun sekali diselenggarkan upacara adat Seren Taun yaitu upacara ungkapan rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas hasil Panen dan hasil bumi yang diperoleh pada tahun ini dan berharap hasil panen tahun depan akan lebih baik lagi.

Untuk melestarikan kesenian tradisional di kampung budaya, maka diselenggarakan pelatihan tari dan gamelan untuk anak-anak muda secara gratis oleh kampung budaya. Anak-anak muda yang telah mahir di bidang kesenian masing-masing maka akan dilibatkan dalam pementasan menyambut tamu yang tentunya akan menambah penghasilan untuk mereka sendiri.

Untuk melestarikan situs-situs purbakala , kampung budaya bekerja sama dengan FIB UI melakukan penelitian , dokumentasi dan menyelenggarakan seminar mengenai situs peninggalan kerajaan Pajajaran tersebut. Folklore mengenai Sindangbarang sendiri telah dicoba untuk dibukukan oleh teman-teman dari FIB UI.

Saat ini rumah-rumah adat dan tradisi budaya di Kp Budaya Sindangbarang telah direkontruksi dan direvitalisasi dengan bimbingan dan petunjuk dari Bapak Anis Djatisunda seorang Sesepuh Sindangbarang dan Budayawan Jawa Barat. Revitalisasi budaya dan rumah-rumah adat tersebut memang perlu dilakukan agar orang sunda tidak kehilangan jatidirinya.

Tinggal bersama kokolot merupakan salah satu keunikan di kampung budaya Sindangbarang. Karena merupakan kampung budaya maka para tamu akan merasakan suasana kehidupan perkampungan sehari-hari. Dimana para tamu akan tinggal bersama kokolot dan seniman yang memang tinggal di kampung budaya. Para tamu akan menemui suasana para ibu-ibu menumbug padi di saung lisung, memasak dengan menggunakan kayu bakar dan Hawu (kompor tradisional sunda),melihat para petani bercocok tanam, belajar kesenian tradisional dll


Nilai Sejarah
Sindangbarang, nama tersebut telah dikenal dan tercatat dalam babad pakuan / pajajaran sebagai salah satu daerah penting kerajaan sunda dan pajajaran. Hal ini disebabkan di sindangbarang terdapat salah satu keraton kerajaan tempat tinggalnya salah satu istri dari prabu Siliwangi yang bernama Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Sedangkan penguasa sindangbarang saat itu adalah Surabima Panjiwirajaya atau Amuk Murugul. Bahkan Putra Prabu Siliwangi dan Kentring manik mayang sunda yang bernama Guru Gantangan lahir dan dibesarkan di Sindangbarang.

Sampai saat ini masih ada peninggalan purbakala berupa Taman Sri bagenda di Sindangbarang, yaitu taman yang berupa kolam dengan panjang 15 X 45 meter, dan 33 buah titik Punden Berundak.

Courtesy : www.kp-sindangbarang.com

Friday, December 5, 2008

Lebih asyik bikin mainan sendiri

Murah meriah sekaligus memacu kreativitas anak. "Kardus bisa buat apa, Ma?" Ayesha, 7 tahun, siswa kelas I sekolah dasar di Depok, Jawa Barat, bertanya kepada ibunya. Gadis kecil itu bingung. Ia berharap mendapatkan mainan, tapi sang bunda malah memberinya kardus bekas. Ela, sang ibu, hanya bisa menggelengkan kepala. "Dasar anak zaman sekarang. Saya heran karena waktu saya kecil, kardus bekas atau apa pun bisa dijadikan mainan," katanya.

Dengan sabar akhirnya ia membimbing sang putri membuat mainan dari kardus bekas. Ayesha terkagum-kagum melihat ibunya tangkas membuat mobil-mobilan, rumah-rumahan, bahkan perabot rumah tangga.

Ela bukan satu-satunya orang tua yang heran atas minimnya kreasi anak masa kini untuk membuat sendiri mainan dari bahan yang ada di sekitarnya. Edi Susilo, 32 tahun, seorang ayah warga Citeureup, Bogor, juga merasakannya. "Bayangkan, anak bisa dengan mudah mendapatkan mainan, asalkan orang tua punya duit," kata Edi. Itu berbeda dengan pengalaman Edi. Saat kanak-kanak, dia harus membuat sendiri mainan yang dia inginkan. Edi menyebut beberapa jenis mainan tradisional yang dulu dia mainkan, antara lain

mobil-mobilan dari kulit jeruk bali, boneka dari jerami, senapan dari bambu atau pelepah daun pisang, tulup (sumpit) dari bambu, keris-kerisan dari janur, layang-layang, kitiran, pesawat, dan perahu dari kertas.

Sayang, kata Edi, kepadatan kota metropolitan menyebabkan bahan-bahan untuk membuat mainan tradisional sulit didapat. Walhasil, kepada anak semata wayangnya, Vieri Eka Putra, 6 tahun, Edi hanya bisa mengajarkan membuat mainan dari kertas, seperti kapal, perahu, dan kitiran. Mainan itu ternyata tidak membuat Vieri tertarik. "Dia lebih suka mainan modern," ujar Edi.

Pauline, anggota staf promosi di sebuah majalah anak, merasa pengaruh orang tua sangat besar terhadap kecenderungan anak memilih mainan. Dia terkejut atas perilaku seorang ibu yang memaksa anaknya membeli boneka seharga ratusan ribu rupiah saat ia mengadakan pameran. "Padahal anaknya ingin mainan kincir angin yang dirakit dari kertas," kata Pauline. Menurut dia, dari segi kreativitas, jelas mainan rakitan dari kertas akan lebih mengasyikkan bagi anak.

Tak banyak lembaga yang peduli terhadap semakin tergesernya mainan tradisional di masyarakat kita. Salah satu yang peduli adalah restoran TeSaTe di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Beberapa pekan lalu resto ini membuat demo merakit mainan tradisional. Rencananya demo ini akan digelar setiap pekan. Radityo Djadjoeri, konsultan hubungan masyarakat TeSaTe, mengatakan bahwa demo itu diikuti lima anak dan ibunya. Mereka serius memperhatikan langkah demi langkah cara merakit janur yang diperagakan oleh Jaja Budiatin, perajin janur dari Pasar Minggu, Jakarta Selatan. "Anak-anak begitu antusias mengikuti demo tersebut," kata Radityo.

Jaja memperagakan cara membuat oncer (ragam hiasan untuk tenda), ayam-ayaman, bintang, payung, trompet, keris, anyaman tikar, bandul, rantai, burung merak, perahu layar, dan lainnya.

Psikolog Evita Adnan mengatakan, pada umumnya, jenis mainan atau permainan tradisional sangat baik untuk merangsang kreativitas anak. Proses pembuatan sebuah mainan tradisional, kata dia, dapat menumbuhkan daya kreativitas yang luar biasa bagi si anak. Mobil-mobilan, misalnya, bisa dibuat dari tanah liat, kulit jeruk, atau kayu. "Nah, dalam proses pembuatan mainan ini, anak dituntut bisa membayangkan bentuk mobil, kemudian membuatnya dengan kreasi dia sendiri," ujar Evita ketika dihubungi di Jakarta, Selasa lalu. (Erwin Dariyanto )

Tips:
Libatkan anak dalam proses
1. Hadirkan anak Anda selama proses pembuatan mainan sebagai bahan dasar pelajaan bagi sang anak.
2. Jika anak Anda banyak bertanya, berilah jawaban mudah dan masuk akal. Misalnya, tentang harganya yang lebih murah atau betapa bahannya dengan mudah bisa ditemukan di sekitar kita.
3. Hindarkan anak dari pisau. Sebaiknya gunakan pisau pemotong sehingga apabila tidak digunakan lagi, bisa segera diamankan ke dalam saku Anda.
4. Ceritakan masa kecil Anda (selama Anda membuat mainan) kepada anak agar mereka kelak bangga memiliki orang tua cerdik dan bijak.
5. Jika bisa, ajak anak-anak tetangga atau teman anak Anda untuk melatih kerja sama tim.
6. Usahakan membuat modifiksasi bentuk mainan agar tradisi membuat mainan sendiri bagi sang anak berkembang dari masa ke masa.



Menumbuhkan jiwa seni pada anak

Dengan seni hidup akan lebih indah
Ada perpaduan warna, suara, gambar,dan irama yang bisa kita rasakan
Damai dan menentramkan tatkala rasa itu bergejolak dalam dada

Sepenggal kata-kata manis yang diucapkan oleh Hasan Basri, psikolog sosial UGM tentang apakah seni itu. Seni adalah sesuatu yang dirasakan dan selalu menyenangkan. Seni dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rasa seseorang. Bagus, jelek, manis, cantik, itulah rasa seni yang timbul secara otomatis dalam diri setiap orang.
Dalam seni adalah ada sebuah maksud komunikasi. Kita berkomunikasi melalui tubuh menggunakan gerak isyarat, sikap tubuh, ekspresi wajah dan gerak refleks. Seni adalah bahasa bergambar yang bisa membuat kita untuk mengerti dan mengakses kedua hal, baik persepsi secara sadar maupun tidak sadar dan emosi-emosi.
Seni dimiliki masing-masing individu ketika ia berada dalam kandungan si ibu. Seni diolah lewat kandungan, dan masa kanak-kanaklah adalah masa yang penting untuk pertumbuhan jiwa seni. Masa anak-anak adalah masa yang menyenangkan dan membahagiakan. Ada 3 ciri yang mendasari dan mendominasi dunia anak, diantaranya,
1. Adanya rasa kebahagiaan pada diri anak-anak, yaitu kondisi ketika batin masih merasa tenteram.
2. Adanya kebebasan pada diri anak-anak, yaitu pada anak-anak tidak ada ketergantungan psikologis baik pada seseorang maupun kepada masyarakat tentang nilai-nilai, tentang kebenaran, tentang keindahan yang harus diikuti.
3. Adanya subyek aku pada diri anak-anak, yaitu karena adanya kebahagiaan dan kebebasan dalam diri anak-anak secara total, maka diri menjadi lebih penting sekali, sehingga kepribadian dapat menentukan penuh.
Sifat dasar anak inilah yang menjadi alasan mengapa seni harus ditumbuhkan sejak masa anak-anak. Mengembangkan jiwa seni pada anak merupakan hal yang perlu berjalan beriringan dengan kecerdasan kognitif. Inilah yang dinamakan dengan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Otak adalah organ tubuh terpenting manusia yang berfungsi sebagai pusat kontrol dan pusat kendali atas semua sistem dalam tubuh. Otak merupakan organ inti kecerdasan dan kemampuan berpikir manusia.

Menurut riset Prof Regar Sperry otak cenderung membagi aktivitas menjadi dua yaitu, aktivitas otak kiri dan aktivitas otak kanan. Bila yang satu aktif yang lain cenderung in aktif. Fungsi otak dibagi dibagi 2 :
• Otak kanan -- KREATIF — Bentuk, Intuisi, lagu &musik, warna warni, simbol, gambar, imajinasi, mengkhayal
• Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, matematika, logika, angka-angka, urutan-urutan, penilaian, analisis, linier

Pertumbuhan otak anak paling pesat terjadi pada usia 0-2 tahun, dimana volume otak akan mencapai 80%. Akan tetapi tidak berarti bahwa perkembangan otak berhenti hanya sampai di situ saja. Volume otak anak terus berjalan hingga usia 12 tahun. Bahkan setelah usia 12 tahun, nutrisi dan stimulasi bagi perkembangan otak masih tetap sangat dibutuhkan.
Akhirnya terjawab sudah mengapa seni mulai ditumbuhkan sejak masa anak-anak. Keseimbangan otak kanan dan otak kiri sangatlah menjadi faktor penting dalam pertumbuhan otak. Seni merupakan sesuatu hal yang membantu keseimbangan otak kanan kita. Berdasarkan penelitian, anak yang tumbuh tanpa dibarengi dengan kemampuan seni maka kehidupannya akan menjadi gersang. Anak menjadi kaku, tidak hanya dalam berinteraksi dengan lingkungan tapi juga dalam memandang persoalannya. Sebagai informasi, persentase keberhasilan seseorang itu 77 hingga 80% ditentukan oleh Emosional Quation, baru selebihnya Intelegence Quation.

Manfaat pendidikan seni bagi anak
1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan dan saran yang diberikan.
2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik karena terbiasa membuat sesuatu yang indah.
3. Memberikan kesenangan dan dapat membantu buah hati mempelajari berbagai ketrampilan yang perlu dikuasai, atau sesuatu dengan bakat mereka.
4. Membantu anak mengekspresikan dan mengembangkan kreatifitasnya dengan bebas.
5. Anak mampu mengendalikan emosi, perasaan sedih atau senang. Emosi itu dapat di curahkan melalui karya seni yang mereka hasilkan.
6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat karya yang dihasilkan.
7. Membangun perasaan pada anak dan memberi banyak pengalaman seni kreatif.
8. Apresiasi mereka terhadap keindahan akan tumbuh dan berkembang dalam dirinya. Kalau kepekaan itu sudah tumbuh, anak bisa menghasilkan karya yang bagus.
9. Pendidikan seni bisa memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi anak.
Untuk anak-anak, kegiatan seni adalah sebuah kegiatan yang spontan. Anak kecil akan menggunakan segala materi, yang lengket sekalipun untuk membuat tanda, mengotori semua permukaan yang dapat dicapainya. Itu adalah cara mereka untuk menjelajahi diri mereka sendiri yang berhubungan dengan lingkungan sekitar.
“Pertumbuhan jiwa seni setiap anak berbeda. Itu tergantung lingkungan yang kondusif dan peran orangtua. Jadi karena pengaruh itulah, jiwa seni yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda intesitasnya dan kualitasnya,“ ungkap Prof Hasan. Ia menambahkan bahwa pelatihan terhadap seni juga menjadi faktor pengembangan seni pada anak.
Lingkungan kondusif adalah lingkungan dimana anak bisa merasakan kebahagiaan dan kebebasan berekspesi. Lingkungan keluarga yang ramah, harmonis, dan nyaman akan semakin memacu pengembangan jiwa seni anak. Tak hanya itu saja, perabot rumah atau fasilitas yang digunakan mereka di rumah juga mempengaruhi jiwa seni, karena di situ mereka melihat banyak sekali perpaduan warna dan bentuk. Dari inilah mereka bisa merasakan sesuatu yang memunculkan sense of art pada jiwanya.
Memperkenalkan anak pada dunia seni pun selayaknya secara perlahan dan tidak dibatasi. Orang tua sangat memiliki peran penting dalam membentuk jiwa seni pada anak. Orangtua harus peka terhadap kesenangan anak. Misalnya, jika anak menggambar langit dengan warna merah jambu, sebaiknya tidak terburu disalahkan, karena lama-kelamaan hal itu dapat menyebabkan anak menjadi tidak percaya diri dan ujung-ujungnya mematikan kreativitas. Berikanlah media bagi anak untuk mengekspresikan diri terutama jika anak memiliki minat besar di bidang tersebut, maka ikutkan mereka dalam sebuah sanggar, mengikuti lomba, kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, dan masih banyak lagi.
“Pujian dari orangtua sangat penting diberikan pada orang tua ketika anak berhasil melakukan sesuatu. Pujian bagi seorang anak merupakan sebuah penghargaan tersendiri yang membuat mereka bisa melakukan penerimaan terhadap segala seguatu. Pujian menjadi motivasi bagi mereka,”ungkap Hasan.
Seni menghaluskan setiap jiwa individu. Lewat seni, keindahan selalu bisa dirasakan.
BOX
Tips
Apa saja yang bisa menumbuhkan jiwa seni pada anak
1. Orangtua harus dewasa dalam memahami dan memandang kreativitas anak
2. Berikan mereka kebebasan. Seni memunculkan kreativitas dan kreativitas membutuhkan sebanyak mungkin kebebasan dalam berkarya. Tidak ada cara yang salah dalam mereka menggambar, melukis atau mewarnai. Mengarahkan dan memberi saran terlalu banyak pada si Kecil saat ia berkreasi dapat menghambat kreativitasnya. Biarkan ia berkreasi sesuka hati, tetapi bila ia bertanya atau minta pertolongan, anda selalu siap untuk membantunya.
3. Koleksi karya-karyanya. Tingkatkan rasa keberhasilan anak dengan menggantungkan gambar-gambar atau karya-karyanya disekitar rumah, ditempel di kulkas dengan magnet, di ruang bermain, di pintu kamarnya, di kaca rias kamar anda, di dekat tempat tidur Anda. Kalau ia suka bernyanyi atau menari, biarkan ia menampilkannya pada Anda. Tapi jangan memaksanya untuk tampil di depan umum jika ia tidak mau.
4. Berceritalah. Jangan terlalu bergantung pada buku-buku cerita anak saja, Anda juga bisa bercerita padanya dengan menciptakan karakter-karakter sendiri. Libatkan anak dengan memintanya untuk membantu menyelesaikan masalah dari karakter-karakter tersebut. Cara yang lain seperti meminta anak untuk menyelesaikan cerita juga bisa dilakukan.
5. Ajari anak Anda mengenal dunia seni. Membacakan buku cerita yang sesuai dengan umurnya, mengajaknya mendengarkan musik, mengajak mereka dalam setiap festival kesenian seperti ke pameran lukisan, pertunjukan wayang, dan sebagainya. Biasakan anak untuk mengenali karya seni, sastra, dan musik.
6. Lihat lebih jauh dari bidang seninya. Ada banyak tempat untuk mengembangkan seni mereka. Anak bisa pintar bermain pasir (yang nantinya bisa membantu dia menjadi ilmuwan, arsitek, insinyur) atau di dapur, atau bahkan di lemari pakaian (ia bisa menjadi perancang mode). Selain itudengan memasukkan anak ke sanggar-sanggar seni atau mengikutkan mereka pada les kesenian semakin bisa mengasah dan melatih jiwa seni mereka. (Oleh Olivia Lewi Pramesti)

courtesy of http://koranjogja.com

Saturday, November 29, 2008

Karinding, Music Tradional Indonesia

Karinding adalah sebuah alat yang digunakan orang tua dulu sebagai alat untuk mengusir hama di sawah. sekarang disebutnya sebagai alat musik karena menghasilkan bunyi . dan alat ini konon sebagai alat yang telah digunakan orang tua (karuhun) sejak jaman sebelum ditemukannya Kacapi, yang usia kecapi itu sendiri sudah mencapai lebih dari lima ratus tahun yang lalu, diperkirakan alat ini sudah lebih tua dari 600 tahun .
Jenis alat seperti Karinding ini adalah alat musik yang dimiliki oleh berbagai suku yang bukan hanya di tatar sunda, juga di daerah bahkan negara dan bangsa lain, seperti misal jenis ini di Jawa tengah disebutnya sebagai Rinding, dan di Bali dikenal sebagai Genggong. bahan dan suara yang dihasilkan hampir tidak ada bedanya,yang berbeda adalah cara memainkannya, ada yang di Trim (di getarkan dengan di sentir) dan di Tap ( dipukul).
sedang alat sejenis di luar dikenal dengan istilah Zuesharp ( harpanya dewa Zues)
Material yang digunakan (di wilayah jawa barat) untuk membuat karinding ini ada dua jenis, pelepah kawung dan Bambu, sedang Zeusharp menggunakan material besi dan baja.
Jenis bahan dan jenis disain bentuk karinding, itu menunjukan perbedaan usia, tempat dan sebagai perbedaan gender pemakai. Semisal bahan bambu yang lebih menyerupai susuk sanggul, ini untuk perempuan,karena konon ibu-ibu menyimpannya dengan di tancapkan disanggul. Sedang yang laki-laki menggunakan pelapah kawung dengan ukuran lebih pendek, karena biasa disimpan di tempat mereka menyimpan bako. tetapi juga sebagai perbedaan tempat dimana dibuatnya, seperti diwilayah priangan timur, karinding lebih banyak menggunakan bahan bambu karena bahan ini menjadi bagian dari kehidupannya.



Memainkan Karinding
cukup mudah untuk siapa saja, dengan cara di pukul memperlakukan alat ini seperti alat musik perkusi, dengan menggunakan satu jari tangan, dan ketika kita sudah mampu menghasilkan getaran secara intens,dengan di tempelkan di mulut sebagai resonansi nya, dan lidah sebagai pengontrol bunyi yang kita inginkan.
Ada beberapa jenis suara yang dihasilkan, yaitu dengan mulut kosong tanpa napas dan dengan menggunakan napas,ini akan menghasilkan bunyi yang berbeda. Alat ini bisa menghasilkan suara yang khas dari tiap orang, sebutlah jenis melodi, rhytm dan bass nya bisa di hasilkan, atawa kendang, saron, goong nya kata orang sunda mah, bahkan menyanyikan lagu dengan karinding sekalipun, bukan dengan vokal kita, ini tergantung bagaimana kita bisa memainkan lidah dan napas.
Yang menarik dari Karinding ini adalah, Pertama dengan cara di pukul ini mampu menghasilkan bunyi yang variatif cukup banyak. Kedua, suara tiap orang yang memainkan akan berbeda dengan yang lainnya, walaupun memainkan jenis pukulan (Rahel) yang sama , ini berbeda karena tiap orang memilki konstruksi mulut yang berbeda.


Low Desibel
kenapa Karinding mampu menghasilkan suara yang bisa mengusir hama?
Suara yang dihasilkan berupa getaran yang tidak begitu jelas terdengar oleh telinga kita, secara ilmu suara di kategorikan pada jenis low desibel, yang getaran ini cuma bisa didengar oleh jenis binatang jenis insect, konon inilah yang dikenal sekarang sebagai suara ultrasonik.

Dan alat ini, leluhur kita membuatnya sebagai alat pengusir hama (bagaimana mereka bisa mengitung samapi kesana?) dan supaya betah memainkan alat ini, maka di ciptakanlah alat yang sangat incredible ini, ya mengusir hama, ya bermain musik, ya asik!. dahsyat kan?
belakangan kita tahu microsoft mengeluarkan software anti nyamuk, pernah denger?, juga TV Media menjual sebuah alat ultrasonic yang di connect ke listrik. coba dengarkan apa yang diahsilkan oleh alat ini semua? sebuah getaran!
Ini lah bedanya ilmu leluhur, alat bukan cuma sekedar alat, tetapi ada perhitungan lain yang lebih dari itu, coba bayangkan hubungan ilmu leluhur kita antar satu dengan lainnya.
seperti Karinding ini, alat pengusir hama dengan bermain musik, bebas pestisida, dan binatang juga harus hidup untuk keseimbangan alam ini,jadi tidak perlu dibunuh.
Kenapa kita memainkan karinding denga di pukul? marilah kita lihat alat musik sunda yang dasarnya sebagai alat perkusi, calung, angklung,kendang,goong,saron bonang mah sudah jelas, beberapa alat musik gesek pun ada yang memainkannya dengan dipukul di beberapa rhytme tertentu, tarawangsa misalnya.
Kecanggihan alat ini sebagai bukti bahwa karuhun urang sunda sebagai "bangsa yang sudah memiliki kebudayaan, bahasa, tulisan bahkan hitungannya pun sudah sampai ke tingkat Matrix,itu pada tahun 122 Masehi" percaya?
pasti tidak, karena kita tidak pernah mendengar apa dan siapa Kisunda teh,

courtesy : http://yoyoyogasmana.multiply.com/journal

Tuesday, November 25, 2008

Kertas Daur Ulang Ekonomis Tinggi Dan Artistik

Seiring dengan perkembangan zaman, juga pertumbuhan dan kemunduran perekonomian, sering kita dihadapkan pada masalah-masalah hasil perkembangan zaman tersebut. Sebut saja masalah kebersihan dan sampah, yang dimana sampah-sampah setiap hari semakin meningkat dengan pesatnya kebutuhan industri dan hasil industri tetapi tidak memperhatikan dampak-dampak yang dihasilkan dari kebutuhan industri dan hasil industri tersebut. Misalkan industri kertas yang membutuhkan pohon-pohon sebagai bahan baku utama pembuatan kertas, makan dilakukankanlah penebangan pohon, akan tetapi dibarengin dengan pemulihan kembali atau menanam kembali area yang sudah ditebangi. Begitu juga di industri lainnya yang membutuhkan banyak kertas salah satunya sebagai media informasi dan media pendidikan. Seringkali kertas-kertas tersebut digunakan tidak sesuai dengan aturan artinya pemborosan kertas. Padahal dengan menghemat kertas kita sudah membantu untuk menjaga kelangsungan kehidupan bumi. Untuk itu penghematan pemakaian kertas harus lebih ditingkatkan. Salah satunya dengan melakukan daur ulang kertas. Kertas daur ulang mempunya nilai ekonomis tinggi dan artistik yang tinggi pula, apabila dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Apa yang dapat kita lakukan ?

Pertanyaan sederhana, namun memiliki jawaban yang sangat rumit, karena memiliki konsekuensi untuk merubah gaya hidup. Dari pola hidup boros sampah, menjadi gaya hidup ramah lingkungan. Untuk itu, langkah awal adalah mengenali berbagai jenis sampah dilingkungan kita. Kemudian mengklasifikasinya, mana yang masih bisa dipakai mana yang sudah habis pakai dan mana yang masih bisa diolah/didaur. Secara sederhana sampah dalam rumah dapat kita bagi menjadi 3 kategori, yakni sampah beracun, seperti batere bekas, bola lampu bekas dan barang-barang yang mengandung zat kimia. Kemudian sampah padat yang tidak dapat diurai, seperti plastik, botol, kaleng, dsb. Dan terakhir barang-barang yang masih dapat diurai oleh tanah seperti sisa sayuran, daun-daun, dsb.

Gaya hidup ramah lingkungan dikenal pula dengan semboyan 3R : Reduce, Reuse & Recycle. Artinya mengurangi tingkat kebutuhan akan sampah, menggunakan kembali sampah-sampah yang telah ada dan mendaur ulang sampah-sampah yang telah terpakai. Salah satu sampah yang dapat didaur ulang adalah kertas. Kertas daur ulang ini memiliki tekstur yang indah. Dari kertas daur ulang kita dapat membuat beraneka ragam kerajinan tangan.

Alat-alat yang digunakan dalam pembuatan kertas daur ulang :

  1. BLENDER, fungsinya untuk menghancurkan kertas menjadi bubur kertas, atau dapat juga dimodifikasi dengan alat penghancur yang lebih besar.

  1. BINGKAI CETAKAN, terdiri dari 2 bingkai dengan ukuran yang sama. Salah satu bingkai dilapisi dengan kain kasa.

  1. EMBER KOTAK, fungsinya sebagai tempat pencampuran bubur kertas dengan air, sekaligus sebagai wadah pencetakan.

  1. ALAS CETAK, fungsinya untuk tempat pengeringan kertas daur ulang dari bingkai cetakan, sehingga bingkai cetakan dapat digunakan kembali. Alas cetak ini bisa berupa tripleks yang dilapisi kain katun atau juga dapat berupa matras yang biasa digunakan untuk alas tidur kemping.

  1. SPONDS PENGHISAP, fungsinya untuk menghisap air pada waktu transfer dari bingkai cetakan ke alas cetak.

  1. GELAS PENAKAR, fungsinya untuk menakar perbandingan antara bubur kertas dengan air. Alat ini tidak mutlak ada.

  1. ALAT PRESS, fungsinya untuk mengepress kertas daur ulang agar serat-seratnya dapat lebih rapat. Alat ini dapat berupa dua papan kayu yang berukuran sama dengan bingkai cetak, yang keempat sudutnya diberi lubang. Selanjutnya masing-masing lubang diberi mur dan baut penjepit untuk mempertemukan kedua sisi papan kayu tersebut.

  1. EMBER wadah bubur kertas

  1. KOMPOR & PANCI, fungsinya untuk merebus berbagai macam serat dan pewarna alam

  1. ALU & LUMPANG, fungsinya untuk menumbuk berbagai serat agar lebih halus

  1. SENDOK KAYU, fungsinya untuk mengadukberbagai campuran.

  1. PISAU & GUNTING, fungsinya untuk memotong-motong serat tumbuhan

  1. SARINGAN TEH BESAR

  1. KAIN LAP

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan kertas daur ulang :

1. KERTAS BEKAS

Setiap jenis kertas dipilah-pilahberdasarkan jenisnya masing-masing, kertas Koran, kertas HVS, karton hingga kertas warna warni.

2. PEWARNA ALAM

  • Kunyit, jika diparut dan diperas sarinya akan menghasilkan warna kuning

  • Kulit bawang, jika direbus akan menghasilkan warna coklat

  • Pandan suji, jika ditumbuk dan diperas airnya dapat menghasilkan warna hijau pekat

  • Pandan wangi, jika direbus dan ditumbuk lalu diperas airnya dapat menghasilkan warna hijau muda, sekaligus aroma wangi

  • Kesumba (bixa), jika bijinya direndam dan diremas atau direbus dapat menghasilkan warna oranye

  • Serutan kayu nangka. Jika direbus akan menghasilkan warna kuning

  • Sirih, jika ditumbuk dan dicampur dengan kapur akan menghasilkan warna merah kecoklatan

  • Daun pisang kering, jika dibakar, abunya dapat menghasilkan warna coklat keabu-abuan

  • Rumput putri malu (Mimosa sp) jika direbus akan menghasilkan warna lembayung

3. SERAT PENGISI

Merupakan bahan-bahan yang dapat ditambahkan ke dalam campuran bubur kertas sehingga dihasilkan kertas yang lebih indah dan bertekstur. Dapat berupa bunga-bungaan ataupun serat tumbuhan lainnya seperti serat daun pandan wangi, serat batang pisang.

Cara Pembuatan Kertas Daur Ulang

1. Kertas bekas yang telah disobek-sobek sebesar perangko, direndam minimal 12 jam agar serat-seratnya menjadi lunak diresapi air. Perendaman dapat pula dibantu dengan perebusan untuk mempercepat proses peresapan air.

2. Kertas yang telah lemas direndam air / direbus, dihancurkan dengan blender.

Dengan perbandingan 1 ; 4 (4 bagian air untuk 1 bagian kertas). Lama pemblenderan tidak lebih dari 1 menit, sebaiknya dilakukan 2 kali pemblenderan dengan interval 30 detik saja.

3. Bubur kertas yang diperoleh dari pemblenderan dikumpulkan dalam satu wadah. Selanjutnya dapat dilakukan pencucian untuk mengurangi kadar asamnya dengan cara menyaring bubur kertas pada kain yang agak lebar dan meletakkannya di atas ember berisi air. Dengan demikian bubur kertas dapat dicuci sekaligus memisahkan potongan-potongan kertas yang mungkin belum hancur akibat pemblenderan.


4. Selanjutnya bubur kertas siap untuk diolah, dapat dicetak langsung maupun dilakukan pencampuran warna dan serat.

Masukan bubur kertas yang hanya bercampur dengan warna saja, atau bercampur dengan serat saja, atau bercampur dengan pewarna dan serat maupun bubur kertas tanpa campuran, kedalam ember kotak tempat cetakan. Perbandingan antara jumlah air dan bubur kertas tetap 4 : 1 (4 bagian air untuk 1 bagian bubur kertas). Aduk-aduk hingga campuran air dan bubur kertas merata.

5. Masukkan bingkai cetakan, dengan posisi bingkai cetak yang memakai kain kassa berada dibawah dan bingkai kosong dibagian atas sisi kain kassa. Masukkan hingga kedasar ember cetak, dengan hati-hati. Atur posisi bingkai cetak agar datar dan sejajar permukaan air. Kemudian angkat bingkai tersebut dengan hati-hati dalam posisi datar. Bubur kertas akan tercetak dipermukaan bingkai dengan bentuk seperti selembar kertas yang basah. Angkat bingkai penutup dengan cepat, jangan sampai airnya memerciki lembaran kertas yang masih basah tadi. Kemudian ditiriskan dalam posisi miring sekitar 30 derajat hingga airnya tinggal sedikit. Selanjutnya kertas basah tersebut siap untuk ditransfer ke atas permukaan alas cetak untuk dikeringkan.

6. Bingkai cetak dibalik, sehingga kertas basah menghadap ke alas cetak. Letakkan bingkai cetak dengan kertas basah tersebut pada alas cetak dengan hati-hati. Pada bagian atas bingkai cetak atau sisi sebaliknya dari kertas basah dapat dilakukan pengeringan dengan menggunakan spon. Selain untuk mempercepat pengeringan juga untuk mempermudah proses pemindahan kertas. Jika sudah cukup kering dan bingkai cetak sudah dapat diangkat dari alas cetak, lakukan dengan hati-hati agar kertas tersebut tidak cacat.

7. Kertas yang telah dipindahkan ke alas cetak tinggal menunggu kering saja, tetapi sebaiknya tidak dijemur dibawah matahari langsung. Dapat juga diselingi dengan pengepresan sewaktu kertas belum kering, dengan cara lapisi setiap lembar kertas dengan kain dan tumpuk sampai beberapa lapis kemudian diletakkan diantara papan pengepresan, lakukan selama kira-kira 10 menit. Jika kertas sudah kering, pengepresan dilakukan selama 1 jam.

Pencampuran Warna

  • Bubur kertas yang telah siap diolah, dapat dicampurkan dengan bahan pewarna alam yan telah kita persiapkan sebelumnya. Caranya adalah dengan mencampurkan langsung dan diaduk hingga merata. Selanjutnya dapat dilakukan perebusan jika ingin pencampuran warna yang lebih kuat.

  • Sisa pewarna alam dapat pula dicampurkan ke dalam air diember pencetakan agar tetapmembantu menimbulkan warna yang diinginkan.

  • Bubur kertas berwarna pun telah siap untuk diolah lebih lanjut, baik untuk dicetak, maupun dicampur dengan serat pengisi lainnya.

Pencampuran Serat
a.
Gedebok Pisang,

  • Gedebok/batang pisang yang sudah selesai berbuah cincang seperti dadu dengan panjang sekitar 2 cm, jemur sekitar 2 jam untuk menghilangkan getah.

  • Kemudian ditumbuk dengan alu & lumping sehingga agak lunak.

  • Selanjutnya direbus selama 1 jam untuk melunakan seratnya. Kemudian tiriskan.

  • Setelah itu ditumbuk kembali hingga lebih halus. Saring dengan kain untuk dicuci dengan air, agar tinggal serat yang tersisa.

  • Serat yang tersisa dapat langsung dicampur dengan bubur kertas,atau jika dirasa kurang halus, dapat pula dibantu dengan pemblenderan.

  • Selanjutnya dicampurkan sedikit demi sedikit ke dalam bubur kertas, sambil diaduk terus menerus hingga rata.

b. Kulit Bawang

  • Rebus kulit bawang yang sudah digunting-gunting kecil dengan air hingga mendidih, sisihkan dan air rebusan jangan dibuang.

  • Hancurkan kulit bawang yang telah direbus dengan menggunakan blender selama 5 – 10 detik.

  • Campurkan secara perlahan kulit bawang yang telah dihancurkan kedalam wadah bubur kertas sambil terus diaduk-aduk hingga merata, jika air rebusan agak kotordapat dilakukan penyaringan terlebih dahulu.

c. Pandan Wangi

  • Rebus potongan pandan wangi (2 cm) selama kira-kira 1 jam, tiriskan.

  • Campurkan air rebusan dengan bubur kertas secepatnya, aduk-aduk hingga rata

courtesy:http://maknyaabel.multiply.com