Friday, March 6, 2009

Earth Hour 2009



KAPAN ?
Sabtu, 28 Maret 2009 Pukul 20.30 - 21.30

APA ITU EARTH HOUR ?

Earth Hour merupakan kampanye perubahan iklim global WWF, yang mengajak Individu, pelaku bisnis, pemerintah untuk mematikan lampu selama 1 jam dalam rangka menunjukkan dukungan terhadap penanggulangan perubahan iklim.

SEJARAHNYA ?
Kampanye Earth Hour ini dimulai di Sydney pada 31 Maret 2007 dimana lebih dari 2 juta orang dan 2000 pelaku bisnis di seluruh kota mematikan lampu dan peralatan elektronik mereka selama 1 jam. Sejak dimulainya kampanye ini, pesan Earth Hour telah mendunia.

VOTE EARTH

Pada tahun 2008, 50 juta orang di 35 negara mematikan lampu mereka sebagai dukungan terhadap Earth Hour yang menyampaikan pesan ke seluruh duniabahwa aksi individu yang dilakukan secara bersama sesungguhnya dapat mengubah dunia.
Earth Hour 2009 ditargetkan dapat menjangkau 1 milyar orang di 1.000 kota seluruh dunia.

KENAPA ?
Dampak dari perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi karbon menunjukkan ancaman besar pada kehidupan manusia di bumi. Hanya dengan mengubah sikap masyarakat dunia secara global dalam penggunaan sumber energi yang menghasilkan emisi karbon, kita dapat mengurangi ancaman ini.

Earth Hour merupakan sebuah seruan global dari berbagai pihak baik individu, pelaku bisnis, politisi maupun pemerintah di seluruh dunia bahwa upaya untuk menekan laju perubahan iklim merupakan tanggung jawab bersama.


APA YANG INGIN DICAPAI ?
Tujuan dari Earth Hour 2009 adalah menjangkau sebanyak mungkin individu, rumah tangga dan pelaku bisnis untuk mematikan lampu mereka serta peralatan elektronik selama 1 jam.

Earth Hour bertujuan untuk mendidik masyarakat dunia tentang ancaman perubahan iklim dan begitu mudahnya bagi individu dan pelaku bisnis untuk melakukan perubahan kecil yang dapat menciptakan perubahan besar dalam keseharian mereka dan operasi perusahaan.

Earth Hour 2009, diharapkan dapat memberikan mandat kepada pemimpin dunia yang akan menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Desember 2009 untuk melakukan reformasi lingkungan, yakni dengan menghasilkan kesepakatan baru tentang perubahan iklim menggantikan Protokol Kyoto.

DIMANA ?
Saat ini sudah 74 kota yang ikut berapartisipasi dan berkomitmen dari negara:
Austarlia, Bolivia, Bulgaria, Canada, Republik Rakyat Cina, Costa Rica, Denmark, Pesekutuan Micronesia, Fiji, Finland, Itali, Jordan, Mexico, New Zealand, Norwegia, Filipina, Polandia, Portugal, Russia, Singapore, Swedia, Turki, UEA, UK, USA.

dan beberapa landmark dunia:
1. Gedung Opera (Sydney)
2. CN Tower (Toronto)
3. Table Mountain (Cape Town)
4. Adia Building (Abu Dhabi) – bangunan tertinggi di Abu Dhabi
5. Burj Dubai (Dubai) – bangunan tertinggi di dunia
6. Federation Tower (Moscow)
7. Burj al Arab (Dubai) – symbol hotel bintang 6
8. Quirinale (Roma) - Rumah dinas Presiden Itali
9. National University (Singapore)
10. Sky Tower (Auckland)
11. Auckland Harbour Bridge (Auckland)
12. Helsinki Cathedral (Helsinki)

FAKTANYA ?
1. Mematikan lampu 1 jam (kurang lebih) di Jakarta = 300MW alias cukup untuk
mengistirahatkan 1 pembangkit listrik
2. Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta
3. Mengurangi emisi CO2 sekitar 1 Ton CO2

YANG BISA KITA LAKUKAN ?
1. Matikan LAMPU selama 1 jam, dan pastikan semua alat elektronik yang tidak sedang dipakai dalam kondisi power off, bukan stand by!!!
2. Sebarkan pesan ini ke teman-teman anda
3. Sign up di website www.earthhour.org/indonesia
4. Mengajak semua teman, orang tua, saudara, rekan kerja, tetangga ikut berpartisipasi
5. Dokumentasikan partisipasi Anda dan upload di earthhour.org/indonesia
6. Tulis pengalaman Anda dan sebarkan melalui blog yang Anda punya

INFORMASI LEBIH LANJUT ?
1. http://www.voteearth2009.org
2. http://www.earthhour.org atau earthhour.org/indonesia
3. http://www.wwf.or.id/climate

Saturday, February 28, 2009

Keajaiban Air..

Kristal air secara alami terbentuk pada saat turunnya hujan salju, umumnya berbentuk segi lima atau enam dengan variasi bentuk pada masing-masing ujungnya. Yang mengherankan, formasi kristal air dapat berupa bentuk yang sangat rumit dan simetris.
Dr Masaru Emoto dari Jepang telah memulai penelitian terhadap kristal air ini dan memplublikasikan hasil penelitiannya yang sangat menarik pada dunia. Mulanya dia mengambil beberapa sampel air, antara lain air ledeng, air sungai dan air pegunungan kemudian membekukannya dan mulai memfoto kristal air yang terbentuk.
Memmoto kristal air bukanlah hal yang mudah, karena begitu keluar dari pendingin, kristal akan segera meleleh. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kristal air dari tempat terlindung seperti danau, sungai dan mata air dapat membentuk kristal air yang sempurna, sementara air ledeng menghasilkan kristal yang pecah atau tidak sempurna. Yang lebih mengherankan lagi, bila air tersebut sebelum dikristalkan dipapar dengan kata-kata seperti “danke” (Jerman), “thank you” (Inggris), “terimakasih” (Indonesia) maka akan membentuk kristal yang berbeda namun memiliki keindahan yang serupa.
Sementara bila dipapar kata “I hate you” maka kristal air tidak akan terbentuk atau rusak. Hal ini sangat menarik karena air merespon secara langsung suara kita demikian pula bila dipapar musik klasik akan lebih indah hasilnya dari musik heavy metal. Untuk lebih jelasnya bisa membaca buku The Message from Water by Masaru Emoto.

Beberapa keajaiban air:

  1. Air pada fasa padat jauh lebih ringan daripada air pada fasa cair. Karena itu es mengambang. Ini penting untuk kehidupan di danau air tawar, karena es berperan sebagai penyekat terhadap pelepasan energi panas sehingga pembekuan air dari permukaan hingga ke dasar tidak terjadi.

  2. Titik beku berkurang di bawah tekanan, sehingga pen-cairan terjadi di dasar glacier yang memudahkan terjadinya aliran glacier.

  3. Rantai H putus di bawah tekanan, sehingga es di bawah tekanan akan menjadi plastis, sehingga daratan es di Antartika dan Artik mengalir melepaskan gunung es di atasnya. Tanpa proses ini, maka semua air akan menjadi es di daerah kutub.

Di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dg tekun melakukan penelitian tentang perilaku air dan menulis buku tentang ’the True Power of Water’.

Menurut dia air bisa "mendengar" kata-kata, "membaca" tulisan, dan "mengerti" pesan dan serta merekam pesan seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa menransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam kristal seperti gambar dibawah


Ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.


Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga.

Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur

Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Spt lagunya, kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dengan harmonis.

Saat diungkapkan ‘war’, kepada kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pesawat (WTC pada 9 Sept). Gb direkam sebelum kejadian.

Selanjutnya ditunjukkan kata ”malaikat” : terbentuk rantai dengan kristal hexagonal yang indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata "setan", kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah (gambar kanan).

Kristal air yang direkam dari mata air yang masih jernih di Jepang


Subhanallah Maha Suci Allah Yang Telah Menciptakan Bumi, Langit Beserta Isinya

Saturday, January 17, 2009

Sholawat Nariyah

Allohumma sholli 'sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman taaamman 'ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil qurobu wa tuqdho bihil hawaaiju wa tunalu bihir roghooibu wa husnul khowaatimu wa yustasqol ghomamu biwajhihil kariem wa 'ala aalihi wa shohbihi fie kulli lamhatin wa nafasim bi'adadi kulli ma'lumin laka

Artinya : Ya Alloh berilah sholawat dengan sholawat yang sempurna dan berilah salam dengan salam yang sempurna atas penghulu kami Muhammad yang dengannya terlepas segala ikatan, lenyap segala kesedihan, terpenuhi segala kebutuhan, tercapai segala kesenangan, semua diakhiri dengan kebaikan, hujan diturunkan, berkat dirinya yang pemurah, juga atas keluarga dan sahabat-sahabatnya dalam setiap kedipan mata dan hembusan nafas sebanyak hitungan segala yang ada dalam pengetahuanMU

Sholawat ini pernah diijazahkan oleh ustadz Mawardi, salah seorang muthowwif jamaah hajji Tazkia yang sudah menetap lama di Saudi. Sholawat ini hendaknya dibaca 11 kali setelah sholat fardhu. Sholawat ini banyak faedahnya

Belakangan setelah beberapa waktu berlalu saya membaca kitab terjemahan Afdhal al Salawat 'ala Sayyid as Sadat karangan Yusuf bin Ismail an Nabhani (diterjemahkan oleh Muzammal Noer dengan judul Bershalawat untuk mendapat keberkahan hidup, dengan penerbit Mitra Pustaka, Cetakan I Desember 2003 hal 302)
Imam Ad Dinawari berkata : Siapa saja membaca shalawat setiap selesai sholat sebanyak 11 kali dan ia menjadikannya sebagai bacaan rutin maka rizkinya tidak akan pernah putus dan ia mendapatkan derajat yang tinggi...

Thursday, January 8, 2009

KAMPUNG BUDAYA SINDANGBARANG

Kampung budaya sindangbarang terletak di desa pasir eurih kecamatan tamansari kabupaten Bogor Jawa Barat. Berjarak hanya 5 km dari kota bogor, atau 60 km dari kota Jakarta. Berada pada ketinggian 350 – 500 meter dpl, terdiri dari 14 RW dan 54 RT dengan jumlah penduduk mencapai 12000 jiwa. Mata pencaharian sebagian Pesar penduduk adalah menjadi pengrajin sendal sepatu dan petani. Penduduknya 90% beragama Islam dan masih memegang sistim kekeluargaan yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-harinya. Curah hujan di kampung budaya sindangbarang cukup sedang dan cuacanya berkisar antara 23 derajat C pada malam hari dan 30 derajat C pada siang hari.

Di Kampung budaya Sindangbarang terdapat 8 macam kesenian Sunda yang telah direvitalisasi dan dilestarikan oleh para penduduknya. Disini terdapat pula situs-situs purbakala peninggalan kerajaan Pajajaran berupa Bukit-bukit berundak.Di sindangbarang setiap satu tahun sekali diselenggarkan upacara adat Seren Taun yaitu upacara ungkapan rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas hasil Panen dan hasil bumi yang diperoleh pada tahun ini dan berharap hasil panen tahun depan akan lebih baik lagi.

Untuk melestarikan kesenian tradisional di kampung budaya, maka diselenggarakan pelatihan tari dan gamelan untuk anak-anak muda secara gratis oleh kampung budaya. Anak-anak muda yang telah mahir di bidang kesenian masing-masing maka akan dilibatkan dalam pementasan menyambut tamu yang tentunya akan menambah penghasilan untuk mereka sendiri.

Untuk melestarikan situs-situs purbakala , kampung budaya bekerja sama dengan FIB UI melakukan penelitian , dokumentasi dan menyelenggarakan seminar mengenai situs peninggalan kerajaan Pajajaran tersebut. Folklore mengenai Sindangbarang sendiri telah dicoba untuk dibukukan oleh teman-teman dari FIB UI.

Saat ini rumah-rumah adat dan tradisi budaya di Kp Budaya Sindangbarang telah direkontruksi dan direvitalisasi dengan bimbingan dan petunjuk dari Bapak Anis Djatisunda seorang Sesepuh Sindangbarang dan Budayawan Jawa Barat. Revitalisasi budaya dan rumah-rumah adat tersebut memang perlu dilakukan agar orang sunda tidak kehilangan jatidirinya.

Tinggal bersama kokolot merupakan salah satu keunikan di kampung budaya Sindangbarang. Karena merupakan kampung budaya maka para tamu akan merasakan suasana kehidupan perkampungan sehari-hari. Dimana para tamu akan tinggal bersama kokolot dan seniman yang memang tinggal di kampung budaya. Para tamu akan menemui suasana para ibu-ibu menumbug padi di saung lisung, memasak dengan menggunakan kayu bakar dan Hawu (kompor tradisional sunda),melihat para petani bercocok tanam, belajar kesenian tradisional dll


Nilai Sejarah
Sindangbarang, nama tersebut telah dikenal dan tercatat dalam babad pakuan / pajajaran sebagai salah satu daerah penting kerajaan sunda dan pajajaran. Hal ini disebabkan di sindangbarang terdapat salah satu keraton kerajaan tempat tinggalnya salah satu istri dari prabu Siliwangi yang bernama Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Sedangkan penguasa sindangbarang saat itu adalah Surabima Panjiwirajaya atau Amuk Murugul. Bahkan Putra Prabu Siliwangi dan Kentring manik mayang sunda yang bernama Guru Gantangan lahir dan dibesarkan di Sindangbarang.

Sampai saat ini masih ada peninggalan purbakala berupa Taman Sri bagenda di Sindangbarang, yaitu taman yang berupa kolam dengan panjang 15 X 45 meter, dan 33 buah titik Punden Berundak.

Courtesy : www.kp-sindangbarang.com

Friday, December 5, 2008

Lebih asyik bikin mainan sendiri

Murah meriah sekaligus memacu kreativitas anak. "Kardus bisa buat apa, Ma?" Ayesha, 7 tahun, siswa kelas I sekolah dasar di Depok, Jawa Barat, bertanya kepada ibunya. Gadis kecil itu bingung. Ia berharap mendapatkan mainan, tapi sang bunda malah memberinya kardus bekas. Ela, sang ibu, hanya bisa menggelengkan kepala. "Dasar anak zaman sekarang. Saya heran karena waktu saya kecil, kardus bekas atau apa pun bisa dijadikan mainan," katanya.

Dengan sabar akhirnya ia membimbing sang putri membuat mainan dari kardus bekas. Ayesha terkagum-kagum melihat ibunya tangkas membuat mobil-mobilan, rumah-rumahan, bahkan perabot rumah tangga.

Ela bukan satu-satunya orang tua yang heran atas minimnya kreasi anak masa kini untuk membuat sendiri mainan dari bahan yang ada di sekitarnya. Edi Susilo, 32 tahun, seorang ayah warga Citeureup, Bogor, juga merasakannya. "Bayangkan, anak bisa dengan mudah mendapatkan mainan, asalkan orang tua punya duit," kata Edi. Itu berbeda dengan pengalaman Edi. Saat kanak-kanak, dia harus membuat sendiri mainan yang dia inginkan. Edi menyebut beberapa jenis mainan tradisional yang dulu dia mainkan, antara lain

mobil-mobilan dari kulit jeruk bali, boneka dari jerami, senapan dari bambu atau pelepah daun pisang, tulup (sumpit) dari bambu, keris-kerisan dari janur, layang-layang, kitiran, pesawat, dan perahu dari kertas.

Sayang, kata Edi, kepadatan kota metropolitan menyebabkan bahan-bahan untuk membuat mainan tradisional sulit didapat. Walhasil, kepada anak semata wayangnya, Vieri Eka Putra, 6 tahun, Edi hanya bisa mengajarkan membuat mainan dari kertas, seperti kapal, perahu, dan kitiran. Mainan itu ternyata tidak membuat Vieri tertarik. "Dia lebih suka mainan modern," ujar Edi.

Pauline, anggota staf promosi di sebuah majalah anak, merasa pengaruh orang tua sangat besar terhadap kecenderungan anak memilih mainan. Dia terkejut atas perilaku seorang ibu yang memaksa anaknya membeli boneka seharga ratusan ribu rupiah saat ia mengadakan pameran. "Padahal anaknya ingin mainan kincir angin yang dirakit dari kertas," kata Pauline. Menurut dia, dari segi kreativitas, jelas mainan rakitan dari kertas akan lebih mengasyikkan bagi anak.

Tak banyak lembaga yang peduli terhadap semakin tergesernya mainan tradisional di masyarakat kita. Salah satu yang peduli adalah restoran TeSaTe di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Beberapa pekan lalu resto ini membuat demo merakit mainan tradisional. Rencananya demo ini akan digelar setiap pekan. Radityo Djadjoeri, konsultan hubungan masyarakat TeSaTe, mengatakan bahwa demo itu diikuti lima anak dan ibunya. Mereka serius memperhatikan langkah demi langkah cara merakit janur yang diperagakan oleh Jaja Budiatin, perajin janur dari Pasar Minggu, Jakarta Selatan. "Anak-anak begitu antusias mengikuti demo tersebut," kata Radityo.

Jaja memperagakan cara membuat oncer (ragam hiasan untuk tenda), ayam-ayaman, bintang, payung, trompet, keris, anyaman tikar, bandul, rantai, burung merak, perahu layar, dan lainnya.

Psikolog Evita Adnan mengatakan, pada umumnya, jenis mainan atau permainan tradisional sangat baik untuk merangsang kreativitas anak. Proses pembuatan sebuah mainan tradisional, kata dia, dapat menumbuhkan daya kreativitas yang luar biasa bagi si anak. Mobil-mobilan, misalnya, bisa dibuat dari tanah liat, kulit jeruk, atau kayu. "Nah, dalam proses pembuatan mainan ini, anak dituntut bisa membayangkan bentuk mobil, kemudian membuatnya dengan kreasi dia sendiri," ujar Evita ketika dihubungi di Jakarta, Selasa lalu. (Erwin Dariyanto )

Tips:
Libatkan anak dalam proses
1. Hadirkan anak Anda selama proses pembuatan mainan sebagai bahan dasar pelajaan bagi sang anak.
2. Jika anak Anda banyak bertanya, berilah jawaban mudah dan masuk akal. Misalnya, tentang harganya yang lebih murah atau betapa bahannya dengan mudah bisa ditemukan di sekitar kita.
3. Hindarkan anak dari pisau. Sebaiknya gunakan pisau pemotong sehingga apabila tidak digunakan lagi, bisa segera diamankan ke dalam saku Anda.
4. Ceritakan masa kecil Anda (selama Anda membuat mainan) kepada anak agar mereka kelak bangga memiliki orang tua cerdik dan bijak.
5. Jika bisa, ajak anak-anak tetangga atau teman anak Anda untuk melatih kerja sama tim.
6. Usahakan membuat modifiksasi bentuk mainan agar tradisi membuat mainan sendiri bagi sang anak berkembang dari masa ke masa.



Menumbuhkan jiwa seni pada anak

Dengan seni hidup akan lebih indah
Ada perpaduan warna, suara, gambar,dan irama yang bisa kita rasakan
Damai dan menentramkan tatkala rasa itu bergejolak dalam dada

Sepenggal kata-kata manis yang diucapkan oleh Hasan Basri, psikolog sosial UGM tentang apakah seni itu. Seni adalah sesuatu yang dirasakan dan selalu menyenangkan. Seni dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rasa seseorang. Bagus, jelek, manis, cantik, itulah rasa seni yang timbul secara otomatis dalam diri setiap orang.
Dalam seni adalah ada sebuah maksud komunikasi. Kita berkomunikasi melalui tubuh menggunakan gerak isyarat, sikap tubuh, ekspresi wajah dan gerak refleks. Seni adalah bahasa bergambar yang bisa membuat kita untuk mengerti dan mengakses kedua hal, baik persepsi secara sadar maupun tidak sadar dan emosi-emosi.
Seni dimiliki masing-masing individu ketika ia berada dalam kandungan si ibu. Seni diolah lewat kandungan, dan masa kanak-kanaklah adalah masa yang penting untuk pertumbuhan jiwa seni. Masa anak-anak adalah masa yang menyenangkan dan membahagiakan. Ada 3 ciri yang mendasari dan mendominasi dunia anak, diantaranya,
1. Adanya rasa kebahagiaan pada diri anak-anak, yaitu kondisi ketika batin masih merasa tenteram.
2. Adanya kebebasan pada diri anak-anak, yaitu pada anak-anak tidak ada ketergantungan psikologis baik pada seseorang maupun kepada masyarakat tentang nilai-nilai, tentang kebenaran, tentang keindahan yang harus diikuti.
3. Adanya subyek aku pada diri anak-anak, yaitu karena adanya kebahagiaan dan kebebasan dalam diri anak-anak secara total, maka diri menjadi lebih penting sekali, sehingga kepribadian dapat menentukan penuh.
Sifat dasar anak inilah yang menjadi alasan mengapa seni harus ditumbuhkan sejak masa anak-anak. Mengembangkan jiwa seni pada anak merupakan hal yang perlu berjalan beriringan dengan kecerdasan kognitif. Inilah yang dinamakan dengan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Otak adalah organ tubuh terpenting manusia yang berfungsi sebagai pusat kontrol dan pusat kendali atas semua sistem dalam tubuh. Otak merupakan organ inti kecerdasan dan kemampuan berpikir manusia.

Menurut riset Prof Regar Sperry otak cenderung membagi aktivitas menjadi dua yaitu, aktivitas otak kiri dan aktivitas otak kanan. Bila yang satu aktif yang lain cenderung in aktif. Fungsi otak dibagi dibagi 2 :
• Otak kanan -- KREATIF — Bentuk, Intuisi, lagu &musik, warna warni, simbol, gambar, imajinasi, mengkhayal
• Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, matematika, logika, angka-angka, urutan-urutan, penilaian, analisis, linier

Pertumbuhan otak anak paling pesat terjadi pada usia 0-2 tahun, dimana volume otak akan mencapai 80%. Akan tetapi tidak berarti bahwa perkembangan otak berhenti hanya sampai di situ saja. Volume otak anak terus berjalan hingga usia 12 tahun. Bahkan setelah usia 12 tahun, nutrisi dan stimulasi bagi perkembangan otak masih tetap sangat dibutuhkan.
Akhirnya terjawab sudah mengapa seni mulai ditumbuhkan sejak masa anak-anak. Keseimbangan otak kanan dan otak kiri sangatlah menjadi faktor penting dalam pertumbuhan otak. Seni merupakan sesuatu hal yang membantu keseimbangan otak kanan kita. Berdasarkan penelitian, anak yang tumbuh tanpa dibarengi dengan kemampuan seni maka kehidupannya akan menjadi gersang. Anak menjadi kaku, tidak hanya dalam berinteraksi dengan lingkungan tapi juga dalam memandang persoalannya. Sebagai informasi, persentase keberhasilan seseorang itu 77 hingga 80% ditentukan oleh Emosional Quation, baru selebihnya Intelegence Quation.

Manfaat pendidikan seni bagi anak
1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan dan saran yang diberikan.
2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik karena terbiasa membuat sesuatu yang indah.
3. Memberikan kesenangan dan dapat membantu buah hati mempelajari berbagai ketrampilan yang perlu dikuasai, atau sesuatu dengan bakat mereka.
4. Membantu anak mengekspresikan dan mengembangkan kreatifitasnya dengan bebas.
5. Anak mampu mengendalikan emosi, perasaan sedih atau senang. Emosi itu dapat di curahkan melalui karya seni yang mereka hasilkan.
6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat karya yang dihasilkan.
7. Membangun perasaan pada anak dan memberi banyak pengalaman seni kreatif.
8. Apresiasi mereka terhadap keindahan akan tumbuh dan berkembang dalam dirinya. Kalau kepekaan itu sudah tumbuh, anak bisa menghasilkan karya yang bagus.
9. Pendidikan seni bisa memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosi anak.
Untuk anak-anak, kegiatan seni adalah sebuah kegiatan yang spontan. Anak kecil akan menggunakan segala materi, yang lengket sekalipun untuk membuat tanda, mengotori semua permukaan yang dapat dicapainya. Itu adalah cara mereka untuk menjelajahi diri mereka sendiri yang berhubungan dengan lingkungan sekitar.
“Pertumbuhan jiwa seni setiap anak berbeda. Itu tergantung lingkungan yang kondusif dan peran orangtua. Jadi karena pengaruh itulah, jiwa seni yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda intesitasnya dan kualitasnya,“ ungkap Prof Hasan. Ia menambahkan bahwa pelatihan terhadap seni juga menjadi faktor pengembangan seni pada anak.
Lingkungan kondusif adalah lingkungan dimana anak bisa merasakan kebahagiaan dan kebebasan berekspesi. Lingkungan keluarga yang ramah, harmonis, dan nyaman akan semakin memacu pengembangan jiwa seni anak. Tak hanya itu saja, perabot rumah atau fasilitas yang digunakan mereka di rumah juga mempengaruhi jiwa seni, karena di situ mereka melihat banyak sekali perpaduan warna dan bentuk. Dari inilah mereka bisa merasakan sesuatu yang memunculkan sense of art pada jiwanya.
Memperkenalkan anak pada dunia seni pun selayaknya secara perlahan dan tidak dibatasi. Orang tua sangat memiliki peran penting dalam membentuk jiwa seni pada anak. Orangtua harus peka terhadap kesenangan anak. Misalnya, jika anak menggambar langit dengan warna merah jambu, sebaiknya tidak terburu disalahkan, karena lama-kelamaan hal itu dapat menyebabkan anak menjadi tidak percaya diri dan ujung-ujungnya mematikan kreativitas. Berikanlah media bagi anak untuk mengekspresikan diri terutama jika anak memiliki minat besar di bidang tersebut, maka ikutkan mereka dalam sebuah sanggar, mengikuti lomba, kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, dan masih banyak lagi.
“Pujian dari orangtua sangat penting diberikan pada orang tua ketika anak berhasil melakukan sesuatu. Pujian bagi seorang anak merupakan sebuah penghargaan tersendiri yang membuat mereka bisa melakukan penerimaan terhadap segala seguatu. Pujian menjadi motivasi bagi mereka,”ungkap Hasan.
Seni menghaluskan setiap jiwa individu. Lewat seni, keindahan selalu bisa dirasakan.
BOX
Tips
Apa saja yang bisa menumbuhkan jiwa seni pada anak
1. Orangtua harus dewasa dalam memahami dan memandang kreativitas anak
2. Berikan mereka kebebasan. Seni memunculkan kreativitas dan kreativitas membutuhkan sebanyak mungkin kebebasan dalam berkarya. Tidak ada cara yang salah dalam mereka menggambar, melukis atau mewarnai. Mengarahkan dan memberi saran terlalu banyak pada si Kecil saat ia berkreasi dapat menghambat kreativitasnya. Biarkan ia berkreasi sesuka hati, tetapi bila ia bertanya atau minta pertolongan, anda selalu siap untuk membantunya.
3. Koleksi karya-karyanya. Tingkatkan rasa keberhasilan anak dengan menggantungkan gambar-gambar atau karya-karyanya disekitar rumah, ditempel di kulkas dengan magnet, di ruang bermain, di pintu kamarnya, di kaca rias kamar anda, di dekat tempat tidur Anda. Kalau ia suka bernyanyi atau menari, biarkan ia menampilkannya pada Anda. Tapi jangan memaksanya untuk tampil di depan umum jika ia tidak mau.
4. Berceritalah. Jangan terlalu bergantung pada buku-buku cerita anak saja, Anda juga bisa bercerita padanya dengan menciptakan karakter-karakter sendiri. Libatkan anak dengan memintanya untuk membantu menyelesaikan masalah dari karakter-karakter tersebut. Cara yang lain seperti meminta anak untuk menyelesaikan cerita juga bisa dilakukan.
5. Ajari anak Anda mengenal dunia seni. Membacakan buku cerita yang sesuai dengan umurnya, mengajaknya mendengarkan musik, mengajak mereka dalam setiap festival kesenian seperti ke pameran lukisan, pertunjukan wayang, dan sebagainya. Biasakan anak untuk mengenali karya seni, sastra, dan musik.
6. Lihat lebih jauh dari bidang seninya. Ada banyak tempat untuk mengembangkan seni mereka. Anak bisa pintar bermain pasir (yang nantinya bisa membantu dia menjadi ilmuwan, arsitek, insinyur) atau di dapur, atau bahkan di lemari pakaian (ia bisa menjadi perancang mode). Selain itudengan memasukkan anak ke sanggar-sanggar seni atau mengikutkan mereka pada les kesenian semakin bisa mengasah dan melatih jiwa seni mereka. (Oleh Olivia Lewi Pramesti)

courtesy of http://koranjogja.com

Saturday, November 29, 2008

Karinding, Music Tradional Indonesia

Karinding adalah sebuah alat yang digunakan orang tua dulu sebagai alat untuk mengusir hama di sawah. sekarang disebutnya sebagai alat musik karena menghasilkan bunyi . dan alat ini konon sebagai alat yang telah digunakan orang tua (karuhun) sejak jaman sebelum ditemukannya Kacapi, yang usia kecapi itu sendiri sudah mencapai lebih dari lima ratus tahun yang lalu, diperkirakan alat ini sudah lebih tua dari 600 tahun .
Jenis alat seperti Karinding ini adalah alat musik yang dimiliki oleh berbagai suku yang bukan hanya di tatar sunda, juga di daerah bahkan negara dan bangsa lain, seperti misal jenis ini di Jawa tengah disebutnya sebagai Rinding, dan di Bali dikenal sebagai Genggong. bahan dan suara yang dihasilkan hampir tidak ada bedanya,yang berbeda adalah cara memainkannya, ada yang di Trim (di getarkan dengan di sentir) dan di Tap ( dipukul).
sedang alat sejenis di luar dikenal dengan istilah Zuesharp ( harpanya dewa Zues)
Material yang digunakan (di wilayah jawa barat) untuk membuat karinding ini ada dua jenis, pelepah kawung dan Bambu, sedang Zeusharp menggunakan material besi dan baja.
Jenis bahan dan jenis disain bentuk karinding, itu menunjukan perbedaan usia, tempat dan sebagai perbedaan gender pemakai. Semisal bahan bambu yang lebih menyerupai susuk sanggul, ini untuk perempuan,karena konon ibu-ibu menyimpannya dengan di tancapkan disanggul. Sedang yang laki-laki menggunakan pelapah kawung dengan ukuran lebih pendek, karena biasa disimpan di tempat mereka menyimpan bako. tetapi juga sebagai perbedaan tempat dimana dibuatnya, seperti diwilayah priangan timur, karinding lebih banyak menggunakan bahan bambu karena bahan ini menjadi bagian dari kehidupannya.



Memainkan Karinding
cukup mudah untuk siapa saja, dengan cara di pukul memperlakukan alat ini seperti alat musik perkusi, dengan menggunakan satu jari tangan, dan ketika kita sudah mampu menghasilkan getaran secara intens,dengan di tempelkan di mulut sebagai resonansi nya, dan lidah sebagai pengontrol bunyi yang kita inginkan.
Ada beberapa jenis suara yang dihasilkan, yaitu dengan mulut kosong tanpa napas dan dengan menggunakan napas,ini akan menghasilkan bunyi yang berbeda. Alat ini bisa menghasilkan suara yang khas dari tiap orang, sebutlah jenis melodi, rhytm dan bass nya bisa di hasilkan, atawa kendang, saron, goong nya kata orang sunda mah, bahkan menyanyikan lagu dengan karinding sekalipun, bukan dengan vokal kita, ini tergantung bagaimana kita bisa memainkan lidah dan napas.
Yang menarik dari Karinding ini adalah, Pertama dengan cara di pukul ini mampu menghasilkan bunyi yang variatif cukup banyak. Kedua, suara tiap orang yang memainkan akan berbeda dengan yang lainnya, walaupun memainkan jenis pukulan (Rahel) yang sama , ini berbeda karena tiap orang memilki konstruksi mulut yang berbeda.


Low Desibel
kenapa Karinding mampu menghasilkan suara yang bisa mengusir hama?
Suara yang dihasilkan berupa getaran yang tidak begitu jelas terdengar oleh telinga kita, secara ilmu suara di kategorikan pada jenis low desibel, yang getaran ini cuma bisa didengar oleh jenis binatang jenis insect, konon inilah yang dikenal sekarang sebagai suara ultrasonik.

Dan alat ini, leluhur kita membuatnya sebagai alat pengusir hama (bagaimana mereka bisa mengitung samapi kesana?) dan supaya betah memainkan alat ini, maka di ciptakanlah alat yang sangat incredible ini, ya mengusir hama, ya bermain musik, ya asik!. dahsyat kan?
belakangan kita tahu microsoft mengeluarkan software anti nyamuk, pernah denger?, juga TV Media menjual sebuah alat ultrasonic yang di connect ke listrik. coba dengarkan apa yang diahsilkan oleh alat ini semua? sebuah getaran!
Ini lah bedanya ilmu leluhur, alat bukan cuma sekedar alat, tetapi ada perhitungan lain yang lebih dari itu, coba bayangkan hubungan ilmu leluhur kita antar satu dengan lainnya.
seperti Karinding ini, alat pengusir hama dengan bermain musik, bebas pestisida, dan binatang juga harus hidup untuk keseimbangan alam ini,jadi tidak perlu dibunuh.
Kenapa kita memainkan karinding denga di pukul? marilah kita lihat alat musik sunda yang dasarnya sebagai alat perkusi, calung, angklung,kendang,goong,saron bonang mah sudah jelas, beberapa alat musik gesek pun ada yang memainkannya dengan dipukul di beberapa rhytme tertentu, tarawangsa misalnya.
Kecanggihan alat ini sebagai bukti bahwa karuhun urang sunda sebagai "bangsa yang sudah memiliki kebudayaan, bahasa, tulisan bahkan hitungannya pun sudah sampai ke tingkat Matrix,itu pada tahun 122 Masehi" percaya?
pasti tidak, karena kita tidak pernah mendengar apa dan siapa Kisunda teh,

courtesy : http://yoyoyogasmana.multiply.com/journal